Manajemen Waktu & Produktivitas 2 Hal Penting Bagi Gen Z
Dalam bisnis ada dua hal yang selalu harus menjadi perhatian kita yaitu manajemen waktu dan produktivitas. Karena dengan dua hal itulah maka sebuah bisnis bisa dijalankan dengan cara yang benar dan orang orang yang tepat pula.
Berkaca dari kedua hal itulah, maka dalam sebuah perusahaan baik yang kelasnya masih UMKM ataupun yang sudah merupakan perusahaan ( corporate). Maka seorang pimpinan atau HRD ( Human Resources Development ) akan selalu menggunakan kedua instrument tersebut untuk menempatkan karyawan atau staf nya dalam satu team yang ada dalam satu perusahaan.
Ada beberapa hal yang menjadi dasar kenapa pada akhirnya sebuah perusahaan atau pelaku bisnis selalu berpedoman pada kedua hal tadi : (1) Karena produktivitas tidak akan bisa maksimal jika tidak didasari pada satu manajemen waktu yang baik dan benar (2) Sebaliknya manajemen waktu itu akan bisa menjadi satu acuan kerja yang maksimal ketika produktivitas di jadikan satu ukuran dalam menilai kepada staff yang ada dalam sebuah perusahaan.
Bagaimana Kaitan Gen Z dengan 2 Hal Penting dalam sebuah Perusahaan
Mungkin kalian bertanya kenapa Gen Z harus dikaitkan dengan kedua hal diatas yaitu masalah produktivitas dan manajemen waktu. Hal itu didasarkan pada satu kondisi bahwa Gen Z adalah generasi yang dilahirkan pada masa dimana teknologi digital menjadi satu hal yang penting dalam kehidupan mereka. Di mana masalah apapun pasti akan di selesaikan dengan teknologi. Sehingga ketika Gen Z tidak terlalu peduli dengan masalah teknologi maka hidupnya tidak akan bisa berproses menjadi pribadi yang berguna.
Tetapi sebaliknya ketika teknologi menjadi bagian utama dari kehidupannya maka sudah pasti disiplin dan produktivitas menjadi satu landasan atau pondasi yang kuat bagi perkembangan dirinya dalam mencapai satu jenjang karir yang bagus di depannya. Konsekuensi itu menjadi jelas ketika mereka pada Gen Z dihadapkan pada satu kondisi yang mengharuskan dirinya menyelesaikan satu masalah dalam pekerjaannya. Maka yang akan dilakukannya adalah mereka akan mencoba menyelesaikan masalah itu dengan pendekatan terstruktur dan terorganisir.
Ada beberapa hal yang sebenarnya menguntungkan bagi pelaku bisnis atau perusahaan yang mempekerjakan para Gen Z dalam bisnisnya. Tetapi bukan sekadar mempekerjakan tetapi sebelumnya pelaku bisnis atau perusahaan itu tahu sifat dan karakter dari Gen Z. Sehingga pada saat sudah menjadi bagian dari bisnis tersebut para Gen Z dapat dimaksimalkan potensinya. Beberapa hal yang membuat Gen Z mampu melakukan itu semua adalah : (1) Biasanya para Gen Z adalah karakter pekerja yang akan menggunakan teknologi untuk menyelesaikan tugas tugas yang dibebankan kepadanya (2) Biasanya para Gen Z menggunakan teknologi untuk meningkatkan inovasi dan kolaborasi yang efektif bagi lingkungan kerja dimana dirinya bekerja (3) Biasanya Gen Z akan menggunakan teknologi sebagai media bagi dirinya, karena konsep dirinya yang multitasking memungkinkan dirinya mampu bekerja dengan banyak bidang dengan dukungan dari seperangkat teknologi.
Hal itu sesuai dengan hasil riset yang dilakukan oleh Deloitte pada tahun 2023 yang dari hasil kesimpulannya mengatakan bahwa lebih dari 70% dari para Gen Z selalu menggunakan teknologi dalam meningkatkan produktivitas mereka di tempat kerja. Sedangkan sumber riset lainnya pun juga memberikan suatu gambaran yang sama yaitu berdasarkan riset dari Deloitte Global Millennial Survey tahun 2023 telah dijelaskan bahwa sebanyak 80% dari para Gen Z menjadikan sikap disiplin sebagai dasar utama mereka dalam mencapai satu tujuan karir yang ingin dicapainya sesuai dengan apa yang menjadi cita citanya.
Berdasarkan kondisi itulah, pada akhirnya kita sebagai pelaku bisnis atau perusahaan sebelum pada akhirnya menempatkan para Gen Z dalam sebuah team bisnis atau sebuah divisi yang ada dalam satu divisi bisnis. Memang sebaliknya perhatikan dengan seksama seperti apa sifat dan karakter dari Gen Z yang akan kalian tempatkan dalam bisnis yang saat ini sedang kalian jalankan.
Jika kalian tepat dalam menempatkan Gen Z dalam satu team bisnis atau strategi bisnis yang sedang dijalankan maka keberadaan mereka akang sangat bisa mendukung program atau strategi bisnis tersebut. Tetapi jika kalian salah dalam menempatkan mereka dalam team bisnis atau program bisnis yang sedang kalian jalankan, maka yang terjadi justru mereka akan menjadi pribadi yang bisa menjadi kendala dalam mencapai tujuan dari program atau strategi bisnis yang sedang dijalankan.
Strategi Menjadikan Gen Z Pribadi yang Mampu Menjalankan Manajemen Waktu dengan Baik
Sebenarnya ada beberapa tips atau strategi yang bisa kalian jalankan khususnya bagi kalian pelaku bisnis atau perusahaan yang memang ingin menempatkan para Gen Z dalam bisnis anda. 6 Hal berikut bisa kalian jadikan acuan untuk meminta atau mengharapkan bagi para Gen Z mampu menjadikan manajemen waktu sebagai dasar agar mereka bisa lebih produktif dalam bekerja.
- Cobalah kalian minta dari para Gen Z sebuah To- Do List dalam satu periode waktu
Artinya mereka kita harapkan untuk membuat satu mekanisme kerja yang terarah sehingga mereka bisa bekerja dengan satu tujuan yang jelas. Dimana to do list yang harus mereka buat adalah : mereka harus mencatat apa yang dikerjakan, mereka harus memprioritaskan pekerjaan sesuai tenggat waktunya serta meminta mereka untuk menggunakan aplikasi dalam bekerja agar memudahkan untuk manajemen menganalisa kinerjanya.
- Cobalah minta kepada para Gen Z melakukan Teknik kerja model Podomoro
Artinya adalah bahwa dalam melakukan pekerjaan para Gen Z harus tahu kapan harus kerja dan kapan harus istirahat sehingga produktivitas tetap terjaga. Cobalah model kerja seperti itu menjadi satu SOP kerja yang harus mereka jalankan setiap harinya.
- Cobalah minta kepada para Gen Z untuk mencoba meminimalisir adanya distraksi
Karena jika terjadi distraksi maka pekerjaan tidak akan bisa diselesaikan dengan maksimal. Sehingga perlu adanya satu tindakan dalam diri Gen Z untuk : mencoba mematikan notifikasi di Hp nya yang tidak penting, mencari atau mengkondisikan situasi kerja yang kondusif serta tetap menggunakan teknologi untuk mendukung kerjanya.
- Cobalah kalian harapkan dari para Gen Z untuk selalu fokus pada satu pekerjaan
Hal ini menjadi penting agar dengan kemampuan yang multitasking dalam diri mereka tidak membuat mereka bekerja tanpa target serta mereka mampu mengkonsentrasikan dirinya dalam satu proses pekerjaan yang sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan.
- Coba minta kepada para Gen Z yang ada dalam perusahaan kalian untuk mereka terbiasa mengatakan tidak untuk satu pekerjaan yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi target perusahaan. Karena dengan cara seperti itu mereka tidak akan berani untuk mengambil banyak peran (tanggung jawab) yang mesti dijalankannya dan akan selalu berusaha untuk memprioritaskan apa yang harus menjadi tanggung jawab utamanya.
- Cobalah untuk berusa komunikasi dengan para Gen Z dalam hal manajemen waktu yang baik agar dalam dirinya tertanam satu hal bahwa :waktu luang yang mereka miliki harus di pakai untuk sesuatu yang bermanfaat dan produktif serta dirinya tidak selalu menggunakan waktu luang untuk hal hal yang tidak penting atau pemborosan waktu.
Dengan semua hal yang telah dijelaskan diatas, maka kalian para pelaku bisnis atau perusahaan akan merasa beruntung dengan mempekerjakan para Gen Z dalam bisnis kalian. Karena pada akhirnya dengan kemampuan yang mereka miliki perusahaan akan bisa mencapai target sesuai dengan apa yang menjadi harapan manajemen.