Skill Adaptasi dan Resiliensi, 2 Hal Penting Bagi Karir seorang Gen Z
Dalam sebuah bisnis, dalam membangun sebuah team tidak hanya dibutuhkan orang orang yang sudah berpengalaman dalam hal ini disebut senioritas. Tetapi kalian juga bisa menambahkan dalam team bisnis kalian Gen Z untuk melengkapi team kalian. Kenapa, karena pada dasarnya yang namanya Gen Z selalu memiliki potensi yang bisa dioptimalkan dalam satu team bisnis.
Konsep pengembangan kompetensi diri itulah yang seharusnya menjadi satu motivasi bagi para pelaku bisnis atau perusahaan dalam menempatkan seseorang dalam satu team bisnis. Karena yang namanya team bisnis tidak harus semuanya orang orang yang sudah pengalaman alias senior.Tetapi ada kalanya juga menempatkan mereka yang termasuk golongan Gen Z dalam satu team bisnis, karena dengan keberadaan mereka maka keberagaman team bisnis akan bisa menjadi lebih lengkap.
Memang untuk menempatkan seseorang yang masuk dalam golongan Gen Z tidak bisa dengan sembarangan kita tempatkan mereka. Tetapi harus di perhitungkan dengan seksama agar hasil yang diharapkan bisa tercapai sesuai dengan target bisnis yang ingin dicapai oleh satu perusahaan atau pelaku bisnis. Dan di antara beberapa kompetensi yang harus ada dari seseorang yang masuk dalam golongan Gen Z adalah perlunya mereka memiliki kemampuan adaptasi yang mengarah pada sikap resiliensi.
Apa itu Resiliensi dalam Perspektif Kemampuan Gen Z
Mungkin banyak dari kita para pelaku bisnis dan pemilik perusahaan masih ada yang belum familiar dengan kata kata resiliensi. Walaupun sebenarnya istilah itu sudah umum ada dalam perjalanan sebuah bisnis. Sehingga satu hal yang mesti menjadi perhatian kalian adalah bagaimana sebenarnya sikap atau sifat resiliensi yang terdapat pada Gen Z mampu mendrive team bisnis yang ada dalam satu perusahaan atau pelaku bisnis agar bisa menjadi satu team bisnis yang cukup handal.
Setidaknya bagi kalian yang masih belum paham apa itu resiliensi dapat kita jelaskan bahwa yang namanya resiliensi itu penting keberadaanya dalam satu bisnis. Istilah kata, ada beberapa hal yang menjadi dasar kenapa resiliensi penting dalam satu lingkungan bisnis sebuah perusahaan atau pelaku bisnis. Di mana kita bisa menjelaskan bahwa yang namanya resiliensi itu memiliki hal yang dirasa penting seperti :
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal pengendalian sikap serta perasaanya. Sehingga dirinya bisa selalu bersikap tenang.
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal pemecahan masalah atau problem solving. Sehingga dengan adanya Gen Z dengan kemampuan seperti itu akan bisa meningkatkan produktivitas team yang bersangkutan
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal melihat satu masalah dari kaca mata positif. Dengan kondisi seperti itu jelas akan menguntungkan team bisnis yang bersangkutan.
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal yang cukup baik yaitu memiliki karakter yang welas asih dan perhatian untuk diri sendiri.
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal membangun rasa percaya diri yang baik. Jika seorang anggota team bisnis sudah memiliki kemampuan seperti ini jelas akan menguntungkan team bisnis yang bersangkutan.
- Biasanya Gen Z yang memiliki sifat resiliensi akan mempunyai kemampuan dalam hal mampu melakukan hubungan sosial yang baik dan benar berdasarkan ketentuan yang ingin dicapai dari satu perusahaan atau pelaku bisnis.
Memang untuk bisa membangun sifat atau sikap resiliensi dan adaptasi bagi staff yang notabenenya masih dalam level Gen Z gampang – gampang susah. Bukan saja karena gen Z adalah golongan yang memiliki sifat dan karakter yang baik. Tetapi sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membangun sebuah bisnis :
- Para Gen Z harus terus diberikan arahan untuk bisa berfikir positif dan optimis
Karena usianya yang masih relatif muda, maka mereka harus terus diajarkan agar bisa menjadi pribadi yang kuat dan selalu berpikiran positif sehingga itu jadi kebiasaan setiap harinya.
- Para Gen Z harus diarahkan agar mereka bisa menentukan fokus dalam dirinya
Dengan kemampuan dirinya dalam menentukan fokus pada dirinya akan semakin mudah menggabungkan mereka dengan team yang sudah ada sehingga bisa melengkapi.
- Para Gen Z harus diarahkan agar mereka bisa mencoba dan berkreasi pada hal baru
Hal itu didasarkan pada satu kondisi bahwa mereka akan dibekali dalam hal yang berhubungan dengan hal baru atau inovasi baru, sehingga mereka terbiasa dengan inovasi dalam bekerja.
- Para Gen Z harus diarahkan agar mereka bisa mengelola tingkat stress agar terkendali
Generasi Gen Z adalah salah satu generasi yang saat ini diharapkan mampu bertindak untuk mampu melakukan pengelolaan stress tidak saja pada dirinya tetapi juga kelompok
- Para Gen Z harus diarahkan agar mereka bisa mencari teman cerita agar bisa sharing
Dengan seringnya Gen Z sharing dengan team bisnis yang lain pada akhirnya akan bisa menjadi satu hal positif dalam pengembangan bisnis yang menjadi tujuan perusahaan.
- Para Gen Z harus diarahkan agar mereka bisa mencapai satu kondisi dimana mereka bisa membangun rasa percaya diri yang cukup tinggi. Karena hanya dengan cara cara seperti itulah maka keberadaan para Gen Z akan bisa meningkatkan rasa percaya diri dari satu team bisnis. Jika kondisi itu terus dimunculkan akan sangat bermanfaat tidak saja pada team bisnisnya tetapi juga bagi perusahaanya.
Strategi Peningkatan Resiliensi pada Generasi Gen Z di Lingkungan Bisnis
Mengingat pentingnya setiap individu memiliki sikap dan sifat resiliensi, maka seharusnya bagi kalian pelaku bisnis atau perusahaan perlu mengetahui bagaimana caranya meningkatkan resiliensi pada sumber daya manusia yang ada pada perusahaan atau bisnis kalian. Karena yang namanya resiliensi dapat dibentuk dengan beberapa cara :
- Kondisikan ruang kerja atau produksi kalian dengan adanya regulasi emosi yang tepat. Karena hanya dengan kondisi inilah resiliensi bisa di optimalkan.
- Kondisikan ruang kerja atau produksi dengan mempertahankan pengendalian impuls dalam sebuah perusahaan atau team bisnis yang ada pada suatu kondisi bisnis.
- Kondisikan ruang kerja atau produksi yang ada agar tetap terjaga sikap optimis yang akan bisa menjadikan produktivitas menjadi lebih meningkat.
- Kondisikan ruang kerja atau produksi agar bisa terjaga rasa empati dari setiap team bisnis yang ada dalam satu perusahaan.
- Kondisikan ruang kerja atau produksi yang ada dalam satu perusahaan agar team bisnis yang ada semakin bisa mengembangkan kemampuan dalam melakukan Analisa masalah
- Kondisikan ruang kerja atau produksi yang ada di perusahaan kalian agar tercipta satu kondisi yang mengembangkan sifat rasa percaya diri yang tinggi dari team bisnisnya.
- Kondisikan ruang kerja atau produksi yang ada dalam perusahaan anda agar bisa menjadi satu media untuk bisa meningkatkan aspek positif dari semua program yang ditawarkan oleh perusahaan.
Jika semua bisa dijalankan dengan baik sesuai dengan step by step yang telah dijelaskan diatas, maka tidak ada masalah ketika perusahaan atau pelaku bisnis mempekerjakan para Gen Z dalam bisnisnya. Karena semua itu akan bisa memperkuat team bisnis perusahaan atau pelaku bisnis yang masih taraf UMKM. Sehingga tujuannya jelas dengan adanya peningkatan skill adaptasi dan kemungkinan adanya peningkatan resiliensi akan bisa membuat perusahaan mampu berharap untuk peningkatan dan pengembangan bisnisnya ke arah yang lebih baik dengan didukung adanya satu kondisi yang mengedepankan dua unsur penting yaitu Skill Adaptasi dan Kemampuan Resiliensi dalam lingkup sebuah bisnis.