Pajak, Kunci Sukses Pelaku Bisnis dalam Perspektif Profesional

Pajak, Kunci Sukses Pelaku Bisnis dalam Perspektif Profesional

  • Ida
  • 18 Sep 2024

Mungkin kalian bertanya, kenapa pajak bisa menjadikan sebuah pelaku bisnis dikatakan professional. Padahal pajak sejatinya justru mengurangi keuntungan yang di dapatkan oleh perusahaan. Sehingga bisa di katakan justru pajak menjadi pengurang keuntungan bagi para pelaku bisnis .

Apa yang di kalian utarakan adalah benar, tetapi jika hal itu hanya di lihat dari salah satu sisi atau sudut saja. Tetapi jika kalian melihatnya dari beberapa sudut pandang, maka apa  yang di utarakan  tidak semunya benar. Karena memang keberadaan pajak dan pelaku bisnis itu ibarat dua mata uang   yang saling menguatkan. 

Jika kalian belum paham, coba kita berikan beberapa penjelasan yang akan memberikan kita satu pemahaman mengenai   pajak dan kaitannya dengan profesionalisme pelaku bisnis. Sehingga dengan kalian taat membayar pajak sudah pasti kalian bisa di katakan sebagai pelaku bisnis professional.

  1. Pajak adalah sebuah kewajiban bagi seorang pelaku bisnis. Karena pajak akan bisa memberikan kontribusi tidak saja kepada negara tetapi juga kepada konsumen atau target market  yang ingin kalian capai. 
  2. Pajak adalah sebuah instrument   yang akan bisa menjadikan perusahaan atau bisnis yang kalian jalankan benar-benar bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan dan perkembangan ekonomi bagi negara anda. Sehingga semakin teratur warganya atau pelaku bisnis membayar pajak maka sudah pasti perkembangan dan pemerataan pembangunan akan menjadi satu hal yang bagus untuk di jalankan. 

Kondisi itulah yang membuat kita bisa berbangga bahwa kita termasuk pribadi atau perusahaan yang bisa di katakan sebagai  warga taat pajak. Karena jika  tidak kita yang taat akan membayar pajak, mustahil pemerataan pembangunan akan bisa di jalankan dan pada akhirnya kita tidak akan bisa menyaksikan pembangunan yang ada di negara kita. 

4 Fungsi dan Pentingnya Wajib Pajak Membayar  Pajak bagi Pemerintah 

Dengan memperhatikan beberapa hal  yang telah di jelaskan diatas, kita pada akhirnya bisa menyatakan bahwa ada beberapa hal yang termasuk dalam  fungsi dan pentingnya membayar pajak.  Setidaknya dari beberapa hal yang akan kita jelaskan berikut kita akan tahu kenapa seperti itu dan apakah  benar bahwa pajak itu penting untuk semua. 

  1. Pajak berfungsi sebagai Pelindung Anggaran Negara

Maksudnya adalah, setiap tahun  pemerintah mengganggarkan pos pos tertentu agar semua program pemerintah bisa berjalan. Salah satu yang bisa mensupport itu semua adalah instrument pajak. Sehingga bisa di katakan bahwa memang pajak bisa berfungsi sebagai anggaran pemerintah. 

  1. Pajak berfungsi sebagai Pengatur dari Kebijakan yang di tetapkan Negara

Maksudnya adalah sebagai pengatur, karena dengan  jumlah pajak yang masuk ke kas negara maka pajak akan bisa di alokasikan sesuai dengan apa yang telah  di tetapkan oleh pemerintah. 

  1. Pajak berfungsi sebagai Penyeimbang atau Stabilitas kondisi Negara

Maksudnya adalah dengan adanya pajak yang di peroleh dari rakyat maka negara bisa menyeimbangkan kondisi ekonomi nasional. Dengan terjadinya keseimbangan tersebut maka pemerataan ekonomi bisa di terapkan di daerah daerah.

  1. Pajak berfungsi sebagai Pendapatan Negara atau Penghasilan

Artinya adalah dengan adanya pajak yang di dapatkan dari masyarakat maka pajak menjadi instrument penting  untuk mendukung pendapatan negara. Jika  hal ini tidak terjadi maka negara akan kesulitan dalam menjalankan  operasional negara dengan berapa programnya. 

Berdasarkan ke-4 hal tadi pada kenyataanya kita semua tahu bahwa itulah beberapa  hal yang bisa di katakan  penting untuk warga membayar pajak. Karena dari sanalah kita akan tahu apa saja fungsi dari pajak yang telah diatur oleh pemerintah. 

  1. Pajak dapat bermanfaat bagi perusahaan karena bisa meningkatkan kredibilitas

Kredibilitas perusahaan akan bisa memberikan value  yang lebih bagi perusahaan, sehingga perusahaan makin di kenal luas sebagai perusahaan yang professional.

  1. Pajak dapat bermanfaat bagi perusahaan karena bisa menyehatkan perusahaan

Maksudnya adalah dengan adanya profesionalisme perusahaan, maka secara otomatis kondisi keuangan perusahaan bisa di katakan baik dan itu semua juga berkat kelancaran perusahaan berhubungan dengan pajak. 

  1. Pajak dapat bermanfaat bagi perusahaan karena jelas bisa menaikan profesionalisme

Disini bisa di lihat bahwa profesionalisme itu menjadi satu kata kunci yang bisa di jelaskan bahwa memang itu semua berkat dukungan pajak. 

  1. Pajak dapat bermanfaat karena bisa memperkuat posisi tawar perusahaan

Dengan sikap profesionalisme dan pembayar pajak yang aktif maka ketika perusahaan butuh untuk dukungan dana maka dengan mudah pihak luar akan memberikan dukungan tersebut karena mereka tahu perusahaan tersebut kredible. 

  1. Pajak dapat bermanfaat karena bisa mendatangkan keuntungan personal bagi perusahaan

Contoh keuntungan personal adalah bahwa perusahaan akan lebih mudah untuk bisa mendatangkam investor bagi perusahaan. 

  1. Pajak dapat bermanfaat untuk memperlancara proses sebuah bisnis dari perusahaan

Karena pihak luar percaya maka dengan pembayaran pajak yang di lakukan  oleh perusahaan maka akan memberikan added  value dari pihak luar yang akhirnya tahu bahwa perusahaan  yang bersangkutan kredible dan professional. 

Perbedaan dan Kesamaan  Pajak Pusat dan Daerah 

Sebenarnya tidak ada  yang di katakan pajak pusat atau daerah, tetapi yang ada hanyalan pembagian keuntungan atau pembagian kewenangan dalam penanganan pajak.  Sehingga  bisa di katakan bahwa pajak atau penanganan pajak itu terbagi menjadi dua bagian. 

  1. Pajak – Pajak yang termasuk dalam pengawasan Pusat 

Diantara beberpa pasal yang masuk dalam ketentuan pajak maka kita  harus bisa memastikan bahwa pajak yang di ambil oleh pemerintah pusat dan daerah  tujuannya satu meningkatkan kesejahteraan Negara dan Rakyatnya. 

Beberapa contoh pajaknya yaitu : Pajak dari  Penghasilan (PPh), Pajak  dari Pertambahan Nilai (PPN), Pajak  dari hasil Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM),  termasuk juga adalah Bea Meterai serta pajak yang termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan.

  1. Pajak pajak yang termasuk dalam pengawasan  Daerah 

Terdapat pendapatan yang masuk pajak daerah terdiri dari beberapa Pajak Penghasilan seperti : PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 dengan tarif  yaitu tarif 15% dan 2% dengan ketentuan masing – masing. PPh Pasal 26 dengan besaran tarif 20%, PPh Pasal 25, PPh Pasal 29, PPh Penghasilan Pasal 4 ayat 2

Contact Sales