Beberapa Jenis perizinan yang rentan terhadap masalah & cara mengatasinya

Beberapa Jenis perizinan yang rentan terhadap masalah & cara mengatasinya

  • Ida
  • 18 Aug 2025

Perijinan bagi pelaku bisnis adalah salah satu hal penting yang harus dipersiapkan dengan matang. Bukan untuk jangka pendek, tetapi justru untuk memperlihatkan bahwa bisnis  yang dijalankan benar-benar dipersiapkan untuk proses bisnis jangka Panjang. 

Namun karena yang namanya bisnis memang butuh  yang namanya spesialis, maka untuk masalah perijinan pun setiap bisnis memiliki jenis perijinan yang berbeda-beda, sehingga memang untuk melengkapi semua jenis perijinan rasanya memang tidak mungkin, Oleh karena itu ada baiknya memang ketika kalian sudah tahu bisnis apa yang akan dijalankan maka yang harus dilakukan adalah mencoba melengkapi perijinan sesuai dengan konsep bisnis  yang sedang kalian jalankan, Karena sesuai dengan konsep bisnisnya, ada beberapa perijinan yang sifatnya general dan ada yang khusus. Kesemua itu bisa dijadikan satu acuan ketika mempersiapkan semua perijinan yang akan membuat bisnis kalian menjadi lebih professional.

4 Jenis Perijinan Usaha di Indonesia  Yang Rentan Masalah Selama Proses Pengurusan 

Dalam pengurusannya memang ada beberapa jenis perijinan yang terkadang memiliki beberapa kendala. Sehingga bisa jadi proses perijinan  yang akan kalian lakukan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Nah dari beberapa jenis perijinan tersebut minimal kita bisa menjelaskan beberapa yang prosesnya kadang butuh waktu cukup lama karena beragam kendala atau masalah yang ada :

  1. Perijinan yang berhubungan dengan IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

IMB memang menjadi salah satu dasar untuk sebuah bangunan bisa digunakan untuk tempat bisnis. Namun dalam prosesnya, terkadang kita mengalami beberapa kendala untuk bisa lancar dalam pengurusan perijinan IMB, salah satunya adalah lamanya proses dalam pengurusan ijin IMB hingga ijin IMB keluar. Selain itu ada hal hal teknis yang berhubungan dengan desain dari bangunannya yang kadang juga bisa menjadi kendala dalam pengurusan

  1. Perijinan yang berhubungan dengan Ijin Lingkungan 

Beberapa ijin lingkungan yang terkait dengan bisnis pun ternyata  tidak juga mudah di lakukan. Karena ada beberapa ijin lingkungan  yang memang harus di miliki oleh para pelaku bisnis dari mulai AMDAL ( Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).  Ada lagi perijinan lingkungan yang berhubungan dengan UKL-UPL ( Upaya Pengelolaan Lingkungan ).  Memang ini semua di sesuaikan dengan jenis bisnis yang akan dijalankannya. 

  1. Perijinan yang berhubungan dengan Izin Usaha Komersialisasi 

Karena biasanya ini terkait dengan sebuah aplikasi yang bernama OSS ( Online Single Submission) sehingga memang setiap pelaku bisnis wajib memiliki ijin ini agar semua yang berhubungan dengan perijinan di tingkat pusat bisa terpenuhi. Nah beberapa hal yang terkait dengan masalah OSS adalah ijin untuk Sertifikat BPOM atau OJK tergantung jenis bisnisnya

  1. Perijinan yang berhubungan dengan Ijin Usaha Pertambangan  ( IUP)

Khusus  perijinan  yang satu ini memang hanya berhubungan dengan sektor pertambangan. Dan karena itu berhubungan dengan yang namana WIUP ( Wilayah Ijin Usaha Pertambangan) maka kondisi ijinnya banyak terkait dengan propinsi atau wilayah yang bersangkutan.

Tidak bisa kita pungkiri, yang namanya perijinan memang akan melibatkan banyak pihak dan kondisi itulah  yang pada akhirnya bisa membuat sebuah proses perijinan itu bisa cepat atau lambat di proses hingga akhirnya selesai sempurna.  Dari beberapa hal  yang sering terjadi pada  akhirnya kita bisa memiliki beberapa  faktor yang pada akhirnya bisa menjadi penyebab atau kerentanan bagi pelaku bisnis dalam masalah perijinan yang berhubungan dengan  pemerintah pusat ataupun daerah.

6 Faktor Yang Sering Menjadi Penyebab Kerentanan dalam Pengurusan Perijinan

Dari berbagai sumber yang bisa kita dapatkan  terkait masalah perijinan, setidaknya ada beberapa faktor yang pada akhirnya bisa menjadi kendala untuk sebuah proses perijinan mengalami keterlambatan atau lama prosesnya.   Diantara beberapa faktor penyebabnya adalah bisa kita jelaskan dari beberapa hal berikut : 

  1. Faktor yang berhubungan dengan masalah birokrasi pemerintahan 

Kondisi ini sering kali menjadi salah satu kendala lamanya proses perijinan baik di pemerintah pusat atau daerah untuk sebuah kegiatan bisnis. 

  1. Faktor yang berhubungan dengan mekanisme keterbukaan data dan informasi 

Karena masalah  inilah yang pada akhirnya harga atau biaya yang harus dikeluarkan untuk pengurusan perijinan menjadi bervariasi jumlahnya tidak memiliki ketetapan jumlahnya.  

  1. Faktor yang berhubungan dengan kelengkapan dokumen yang tidak di buat lebih pasti

Kelengkapan dokumen ini juga yang sering kali pada akhirnya membuat sebuah proses pengajuan perijinan menjadi berlarut-larut karena alasan dokumen yang diberikan belum lengkap sehingga belum di proses. 

  1. Faktor yang berhubungan dengan masalah interaksi yang kadang harus tatap muka

Padahal yang namanya pengurusan perijinan seharusnya bersifat fleksible tidak harus selalu tatap muka secara terus menerus.

  1. Faktor yang berhubungan dengan masalah lambatnya sebuah proses perijinan

Hal inilah  yang pada akhirnya sering  terjadi proses perijinan yang tanpa prosedur (alias main belakang biar cepat selesai). Nah karena kondisi inilah akhirnya membuat proses jadi lebih lama. 

  1. Faktor yang berhubungan dengan masalah biaya pengurusan ijin  yang tinggi

Tingginya biaya perijinan biasanya karena variable cost yang kadang kurang jelas standar perhitungannya. 

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar proses perijinan bisa terselesaikan dengan baik dengan masa waktu yang relative cukup.  Di mana beberapa cara yang bisa di lakukan adalah seperti delapan cara berikut : 

  1. Persiapkan dengan matang dokumen yang seharusnya di butuhkan agar tidak ada masalah
  2. Sebaiknya memang melakukan riset dan konsultasi sebelum masuk ke proses perijinan
  3. Ada baiknya mulai menggunakan sistem proses perijinan  yang bersifat elektronik 
  4. Jika sudah masuk proses perijinan, lakukan proses evaluasi dan progress secara kontinyu
  5. Jika mungkin selalu mengupdate informasi dari regulasi yang ijinnya akan kalian lakukan
  6. Jika mungkin mencoba untuk selalu berusaha membangun relasi bisnis dengan pejabat atau pemilik otoritas 
  7. Ada baiknya berusaha untuk merencanakan anggaran khusus untuk pengurusan ijin 
  8. Jangan pernah menggunakan cara illegal atau car acara illegal yang akan merugikan kalian

Beberapa Jenis Perijinan atau Ijin Usaha Yang Ada di Indonesia untuk Bisnis 

Setidaknya ada begitu banyak jenis ijin atau peraturan  untuk bisnis yang perlu kalian ketahui jenisnya sesuai kebutuhan  yaitu : 

1. Surat ijin NIB (Nomor Induk Berusaha) 2. Surat ijin SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha)

3. Surat ijin NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) 4. Surat ijin UD (Usaha Dagang)

5. Surat ijin SITU (Surat Izin Tempat Usaha) 6. Surat ijin Izin Prinsip

7. Surat Ijin  seperti Surat Ijin Usaha Industri (SIUI)

8. Surat Ijin seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

9. Surat Ijin seperti Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

10. Surat Ijin seperti Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)

11. Surat Ijin seperti Surat Izin Gangguan (HO)

12. Surat Ijin seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

13. Surat Ijin seperti Izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

14. Surat Ijin seperti Sertifikat Laik Fungsi (SLF)

15. Surat Ijin seperti Izin Lingkungan

16. Surat Ijin seperti Izin Lokasi

17. Surat Ijin seperti  Bukti bahwa sudah terdaftar di kelompok usaha pariwisata  (TDUP)

Contact Sales