Panduan Sederhana untuk Pembukuan Kelas Bisnis UKM
Pelaku bisnis UKM memang menjadi salah satu pelaku bisnis yang saat ini jumlahnya cukup besar di Indonesia. Di mana dalam perkembangannya, pelaku bisnis ini memiliki potensi bisnis yang cukup besar, sehingga tidak berlebihan jika pada akhirnya pemerintah berusaha untuk memberikan kepedulian kepada mereka dengan kebijakan yang cukup membuat mereka menjadi lebih bisa berbisnis secara maksimal.
Terlepas dari kondisi yang saat ini sedang terjadi di dalam negeri, di mana kondisi ekonomi kita sedang dalam pergerakan untuk lebih banyak pelaku bisnis kita mencoba untuk mengembangkan potensi ekspornya. Tidak salah memang jika kita mencoba melihat apa yang saat ini sering menjadi kendala bagi para pelaku bisnis UKM dalam menyikapi bisnisnya secara professional.
Salah satu hal penting yang terkait dengan profesionalisme yang dijalankan oleh para UKM adalah masih belum pahamnya para UKM terhadap pentingnya keberadaan pembukuan bagi bisnis yang mereka jalankan. Nah untuk membantu mereka untuk bisa meningkatkan kemampuan dirinya dalam membuat atau mengelola pembukuan bisnisnya. Maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memberikan panduan terkait konsep pembukuan yang benar untuk mereka.
6 Manfaat Penting Pembukuan Bagi Pelaku Bisnis UKM Menjadi Profesional
Ada beberapa manfaat yang bisa kalian jadikan acuan sebenarnya dengan membuat atau mengelola pembukuan dari bisnis yang kalian jalankan. Di mana beberapa manfaat tersebut dapat kita lihat dari beberapa hal seperti yang kita bisa sampaikan berikut ini :
- Pembukuan akan bisa meminimalkan resiko akan kehilangan berupa asset, produk atau materi yang berupa uang yang dimiliki oleh pelaku bisnis UKM.
- Pembukuan akan bisa memberikan satu informasi kepada pelaku bisnis UKM terkait besarnya jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh para pelaku bisnis UKM.
- Pembukuan akan bisa memberikan satu prediksi tentang jumlah asset atau keuntungan yang bisa didapatkan oleh para pelaku bisnis UKM.
- Pembukuan akan bisa mengontrol dan membuat satu Analisa terkait jumlah utang ataupun piutang yang di miliki oleh para pelaku bisnis UKM.
- Pembukuan akan bisa menjadi satu alat control bagi pelaku bisnis UKM dalam menjaga biaya operasional yang di keluarkan oleh UKM.
- Pembukuan akan bisa menjadi dasar untuk melihat performance atau kinerja bisnis yang dijalankan oleh UKM.
Memang di samping beberapa hal yang telah dijelaskan diatas, kita bisa melihat bahwa manfaat dari adanya pembukuan tersebut bagi para pelaku bisnis UKM semakin penting. Kondisi itu jelas memberikan satu bukti bahwa yang namanya pembukuan itu salah satu instrument penting ketika perusahaan atau pelaku bisnis UKM ingin meningkatkan bisnisnya menjadi lebih baik.
Dimana masalah profesionalisme kerja yang di jalankan oleh UKM itu dapat tercipta salah satunya dari konsep laporan pembukuan yang di buat atau di kelola dengan baik oleh para pelaku bisnis UKM. Ibarat kata, ketika pelaku bisnis UKM ingin meningkatkan performance bisnisnya menjadi lebih professional dan di terima dengan baik oleh para mitra bisnisnya itu menjadi satu pertanda bahwa bisnisnya akan bisa dikembangkan menjadi lebih baik.
Berkaca dari kondisi yang ada pada saat ini, dimana peran UKM menjadi salah satu dasar bagi pemerintah untuk bisa melihat potensi bisnis yang di miliki oleh para pelaku bisnis UKM. Sehingga keberadaan laporan pembukuan bagi UKM juga penting bagi pemerintah yang nantinya akan bisa berguna untuk melihat performance bisnis yang saat ini sedang mereka jalankan.
Memang berdasarkan data dan informasi yang bisa kita dapatkan, ada beberapa kondisi yang membuat para UKM enggan atau tidak membuat laporan pembukuan bisnisnya. Selain karena mereka belum terlalu paham, ada juga beberapa hal yang menjadi penyebabnya :
- Alasan utama yang sering menjadi masalah adalah mereka merasa bahwa pembuatan laporan pembukuan itu hanya akan merepotkan dan menambah pekerjaan saja. Sehingga mereka takut hanya untuk membuat laporan pembukuan justru menyita waktu mereka.
- Alasan kedua sudah pasti karena mereka tidak mengerti atau kurang paham mengenai cara terbaik dalam membuat laporan pembukuan. Sehingga mereka beranggapan untuk melakukan itu jika harus menggunakan pihak ketiga maka harus mengeluarkan uang atau biaya tambahan.
- Alasan ketiga biasanya pelaku bisnis UKM kurang concern dengan pencatatan data transaksi yang ada. Padahal kita semua tahu ketika membuat laporan pembukuan sudah pasti semua transaksi harus di catat dalam laporan tersebut.
Dengan semakin pentingnya pelaku bisnis UKM untuk memaksimalkan potensi bisnisnya. Maka sudah saatnya saat ini pelaku bisnis UKM perlu membuat dan mengelola keuangannya dengan benar. Ada 8 cara untuk para UKM mengatur keuangan yang ada di bisnisnya.
- Cara pertama adalah sebaiknya pelaku bisnis UKM membuat satu rencana keuangan yang bertujuan untuk melihat kondisi bisnis dan target yang akan di capai oleh pelaku bisnis UKMnya. Hanya dengan cara seperti ini maka UKM akan bisa mengelola keuangan bisnisnya dengan lebih baik.
- Cara kedua adalah sebaiknya pelaku bisnis membuat apa yang dinamakan anggaran tahunan yang akan bisa di jadikan acuan dalam menjalankan bisnisnya sepanjang satu periode waktu pembukuan atau akuntansi.
- Cara ketiga adalah dengan berusaha untuk memisahkan komponen keuangan yang berasal dari keuangan personal dan keuangan perusahaan. Sehingga jelas komposisi keuangan yang ada dalam perusahaan.
- Cara keempat adalah berusaha untuk melakukan pengelolaan keuangan secara benar untuk masalah yang berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran biaya yang ada dalam perusahaan.
- Cara kelima adalah dengan memperhatikan manajemen resiko keuangan yang kemungkinan bisa di hadapi oleh para pelaku bisnis. Karena biasanya manajemen resiko yang sering di hadapi pelaku bisnis UKM adalah:
- Sebaiknya memang utang yang di miliki perusahaan dapat di kelola dengan baik.
- Sebaiknya memang untuk mengurangi resiko sebaiknya menggunakan asuransi.
- Sebaiknya memang mengutamakan masalah arus kas yang di kelola dengan baik
- Cara keenam sebaiknya memang pelaku bisnis memperhatikan masalah perencanaan pajak yang benar. Hal ini penting agar perusahaan bisa mengelola pajak yang terutang dengan cukup baik.
- Cara ketujuh adalah dengan melakukan evaluasi dan koreksi dari kondisi keuangan yang ada di dalam tubuh perusahaan.
- Cara kedelapan, jika memang perusahaan atau pelaku bisnis kurang bisa melakukan semua hal dengan baik sebaiknya memang bisa menggunakan professional atau pihak luar yang akan bisa membantu anda.
Cara terbaik dalam melakukan pengelolaan keuangan perusahaan atau pelaku bisnis adalah dengan menjalankan apa yang sudah dijelaskan di atas. Lakukan yang terbaik agar bisnis yang kalian jalankan benar-benar bisa di kelola secara professional.