Penjualan  Faktor Penting dari sebuah Bisnis Manufacture

Penjualan Faktor Penting dari sebuah Bisnis Manufacture

  • Ida
  • 08 Aug 2024

Kesuksesan sebuah bisnis, terlebih jika itu adalah perusahaan manufacture  (pabrikan) adalah produknya terjual dengan sukses. Karena, ketika produknya tidak laku  dipasaran dampaknya tidak saja pada kelangsungan perusahaanya, tetapi juga pada eksistensi perusahaan dalam jangka Panjang. Sehingga memang perlu adanya satu strategi marketing  yang kuat agar sebuah produk bisa laku dipasaran.

Bicara soal sebuah produk, maka kita bicara soal bagaimana sebuah produk itu di hasilkan. Karena untuk menghasilkan sebuah produk, perusahaan biasanya akan merencanakan banyak hal tidak saja soal  kualitas produk, kemasan produk hingga strategi marketing.  Sehingga bisa di katakan kesuksesan produk ada di lapangan bisa ditentukan dari 2 faktor yaitu factor internal dan factor  eksternal

Terkait dengan dua hal yang menjadi perhatian manajemen perusahaan dalam memproduksi sebuah produk yang laku di pasaran. Biasanya ada factor internal  yang akan sangat memperngaruhi laku tidaknya produk di pasaran.

  1. Terkadang perusahaan kurang tepat dalam melakukan strategi pemasaran, sehingga proses pemasaran di lapangan menjadi kurang lancar
  2. Terkadang perusahaan salah atau tidak tepat dalam menentukan target pasar  yang ingin dituju. Bisa karena kurangnya data dan informasi, atau karena terlalu luasnya target pasar yang ingin  diraih
  3. Kurangnya pemasok bahan baku juga bisa menjadi salah satu kendala  gagalnya produk bisa melakukan  penetrasi pasar, karena ketika produk sedang mencoba masuk ke pasar ternyata bahan baku yang tersedia tidak mampu mencukupi kualitasnya seperti   yang pasar inginkan
  4. Belum lagi soal harga produk  yang kadang tidak bisa menyesuaikan kondisi pasar membuat produk jadi tidak laku serta
  5. Adanya perencanaan sistem keuangan  yang kurang matang menjadi factor internal pelengkap gagalnya produk di terima di pasar.

Sedangkan  untuk factor penyebab gagalnya produk laku di pasarkan jika di lihat dari pengaruh eksternal perusahaan bisa datang dari dua hal yaitu  masalah persaingan diantara para competitor produk sejenis sehingga produk baru yang tanpa memiliki added value akan sulit di terima serta  pengaruh sumber daya manusia yang ada di dalam perusahaan  masih rendah kualitasnya.  Kedua hal itulah yang pada akhirnya menjadi penghalang sebuah produk bisa laku di pasaran.

Kunci Sukses Marketing Mix (4P) dan (7P) dalam Menunjang Penjualan Produk

Sebenarnya banyak  cara bisa di lakukan atau di jalankan oleh manajemen  perusahaan yang bisnisnya adalah perusahaan manufacture (pabrik).  Di mana konsep dan strategi pemasaran yang benar pada akhirnya akan bisa menjadikan sebuah produk sekalipun itu adalah produk baru akan bisa di terima pasar dengan baik.

Bicara soal strategi marketing atau pemasaran, sebaiknya memang kalian mencoba menerapkan apa yang selama ini sudah di jalankan oleh banyak perusahaan manufacture.  Istilah kerennya adalah konsep marketing mix 4P + 7P. Apa maksudnya dengan konsep tersebut dan kenapa harus ada 7P.  Perkembangan zaman dan teknologi yang semakin pesat menyebabkan sebuah bisnis harus segera menyesuaikan kondisi yang ada, karena  jika tidak maka yang terjadi perusahaan  yang bersangkutan tidak akan bisa bersaing di pasar bebas.

Mungkin kalian sudah hafal dengan yang namanya konsep marketing mix. Sebuah strategi marketing  yang menggabungkan 4 strategi dalam 1 konsep sinergi pemasaran.  Artinya dengan adanya konsep 4P ( Product, Price, Promotion, Place). Jika kalian sungguh-sungguh dalam melakukan  implementasi program marketing mix maka sudah pasti  produk yang kalian pasarkan akan bisa tersosialisasi dengan baik.

Tetapi memang  saat ini kondisinya berbeda dengan kondisi pasar pada masa dahulu,  Dimana saat ini konsumen tidak saja bisa melihat langsung suatu produk,  tetapi dirinya juga bisa membandingkan satu produk dengan produk lainnya sehingga added value yang ada pada produk baru tersebut bisa  terwujud. Hanya memang karena program marketing mix yang 4P itu sudah terlalu lama, pada akhirnya perlu adanya satu penyegaran konsep marketing dengan  menambah apa yang saat ini di sebut dengan  Marketing Mix 7P.  Dengan penjelasan  7P itu adalah Product, Price, Promotion anda Place, hanya memang setelah kondisi tersebut pemilik  produk harus menjalankan apa yang di sebut dengan  marketing mix 7P.

Konsep ini memang berbeda dengan marketing mix kebanyakan, karena dengan adanya 7P dengan penambahan factor Physical Evidence, People dan sebuah Proses. Kunci sukses dari sistem marketing mix pada akhirnya memang bertumpu pada 7P yang artinya 3P memperkuat 4P yang sebelumnya telah di jelaskan.  Dari mulai melakukan pendekatan dengan cara physical evidence dengan  calon konsumen baru, memposisikan konsumen sebagai people atau orang yang perlu di berikan service yang maksimal serta semua hal harus di jalankan berdasarkan sebuah proses agar semua hal bisa di tuangkan dalam konsep 7P secara maksimal.

Realisasi dari adanya konsep 7P atau sama dengan Marketing mix pun bisa diberbeda tiap perusahaan.  Tetapi jika kalian  ingin  tahu contoh dari sebuah realisasi marketing mix seperti misalnya :

  1. Perusahaan dan team melakukan brainstorming untuk sebuah produk yang akan di pasarkan, dengan melakukan itu maka semua team mulai mengamati apa yang sebenarnya terjadi
  2. Mencoba menentukan harga dengan melihat situasi dan kondisi yang ada. Jangan takut rugi, tetapi lakukan semua dengan perhitungan yang matang
  3. Tentukan tempat atau lokasi yang sesuai dengan karakter produknya
  4. Langkah selanjutnya adalah Menyusun strategi promosi yang terintegrasi
  5. Melakukan penyajian produk dengan mengedepankan physical evidence hingga memaksimalkan potensi yang ada pada divisi SDM sesuai dengan  tugas dan tanggung jawabnya hingga
  6. Membuat sebuah konsep SOP Brand agar semua proses berjalan dengan baik dan lancar.

Setelah ke 7P kalian jalankan dengan baik, maka Langkah selanjutnya adalah membuat strategi yang berhubungan langsung dengan yang namanya penetrasi pasar. Konsep penetrasi pasar memang tepat untuk sebuah produk baru atau produk yang di produksi oleh perusahaan manufacture. Kenapa, karena ketika sebuah produk di pasarkan dia harus memiliki konsistensi dan continuitas dalam memasarkan produknya jika tidak maka produk akan hilang dari peredaran dalam waktu singkat.

Ada dua hal yang bisa kalian lakukan dalam upayanya untuk melakukan penetrasi pasar secara tepat, pertama adalah dengan mencoba memahami apa yang sedang trend  di pasar yang kita tuju serta melakukan evaluasi per periode dengan program yang kita jalankan. Kedua hal tersebut agar kita tidak salah dalam melakukan Analisa strategi pemasaran yang telah di jalankan.

Intinya untuk sebuah produk manufacture untuk menjalankan penetrasi pasar dengan menggunakan marketing mix yang 7P dapat di lakukan dengan menggunakan 5 langkah strategi penjualan produk manufacture.  Dimana ke 5 langkah tersebut akan bisa di jalankan dan mendapatkan  hasil  yang maksimal ketika semua hal di jalankan secara benar.

  1. Langkah pertama dalam menjalankan program marketing mix 7P adalah dengan menentukan sasaran dan pasar yang tepat.
  2. Langkah kedua  dalam menjalankan program marketing mix 7P adalah dengan menentukan target pasar  yang ideal dan bersifat personal kepada calon pembeli produk yang kita pasarkan.
  3. Langkah ketiga pertama dalam menjalankan program marketing mix 7P adalah dengan memilih pendekatan penjualan  yang saat ini banyak di kembangkan  orang seperti konsep perdagangan  inbound, outbond hingga mengkombinasikan kedua kepentingan  tersebut
  4. Langkah keempat dalam menjalankan program marketing mix 7P adalah dengan mencoba untuk menyeimbangkan strategy  penjualan dengan proses produksi di areal manufacture sehingga setiap Langkah akan bisa di control dan di tindaklanjuti.
  5. Yang terakhir Langkah kelima  yang kalian bissa jalankan mengingat beberapa kondisi, maka yang perlu dan penting untuk di jalankan dalam memasarkan produk atau barang adalah menentukan sebuah  proses penjualan dalam rangka meningkatkan .proses penjualan yang di perkuat dengan adanya pemantauan di lapangan dan optimalisasi semua divisi yang tergabung atau menjadi pengembangan bisnis dari apa yang telah di jelaskan diatas.

Contact Sales