Kenapa Laporan Keuangan Perusahaan Harus di Audit oleh Internal dan Eksternal Audit

Kenapa Laporan Keuangan Perusahaan Harus di Audit oleh Internal dan Eksternal Audit

  • Ida
  • 13 Apr 2025

Bagi kalian yang saat ini bekerja di perusahaan modern, tentunya kalian sudah tahu bahwa setiap tahunnya laporan keuangan perusahaan harus di audit. Artinya laporan keuangan yang di miliki perusahaan harus selalu di audit agar bisa terjaga kestabilan keuangan yang ada di dalam perusahaan. 

Model pengelolaan keuangan seperti ini memang penting bagi perusahaan, bukan agar tidak terjadi penyelewengan keuangan perusahaan semata. Tetapi lebih dari itu adalah agar jalannya perusahaan dengan performance keuangan perusahaannya bisa berjalan dengan lancar. Karena hanya dengan cara seperti itu maka perusahaan bisa melakukan pengelolaan perusahaan dengan  cara yang benar. 

Nah jika kalian masih belum tahu apa sebenarnya perbedaan yang mencolok dari kedua jenis audit yang ada dalam sebuah perusahaan, Maka bisa kita jelaskan dengan melihat perbedaanya. Yaitu audit  internal berguna untuk meningkatkan efektif dan efisiennya dalam pengelolaan perusahaan khususnya yang berhubungan dengan masalah keuangan, Sedangkan untuk audit eksternal fungsinya lebih kepada untuk memastikan bahwa laporan yang di buat sudah sesuai dengan standar laporan keuangan yang bersifat nasional dan internasional.

3 Hal Yang Membedakan Antara Audit Internal dan Audit Eksternal Dalam Perusahaan

Berdasarkan data dan informasi maka kita bisa mengatakan ada minimal 3 perbedaan yang visa di bedakan antara  audit internal dan eksternal. Kedua jenis audit ini secara konsep memang memiliki perbedaa. Nah jika kalian ingin tahu apa saja perbedaannya bisa dengan melihat ketiga perbedaan yang ada pada audit internal dan eksternal berikut : 

  1. Berdasarkan definisi auditnya kedua jenis audit ini memiliki perbedaan

Untuk jenis audit internal maka definisinya lebih kepada melakukan pemeriksaan, melakukan pengujian dengan melihat dan menyesuaikan dengan laporan keuangan yang telah di buat sebelumnya. Sementara untuk audit eksternal lebih kepada bagaimana mereka bisa meyakini bahwa apa yang dibuat dalam laporan keuangan  tersebut telah sesuai dengan standar nasional dan internasional yang di jadikan acuan, 

  1. Berdasarkan  tujuan dan juga sasaran yang akan di capai dari audit tersebut. 

Khusus untuk audit internal sengaja di buat untuk menjaga agar resiko bisa tetap terkendali sehingga ketika ada sesuatu kejanggalan bisa cepat di atasi.

Sedangkan untuk audit eksternalnya sendiri bertujuan untuk memastikan semua hal yang di buat dalam laporan keuangan tersebut telah sesuai dengan standar. Sehingga keberadaan audit eksternal hanya untuk lebih memverifikasi semua yang telah di lakukan oleh audit internal. 

  1. Berdasarkan peran dan tanggungjawab dari kedua jenis audit tersebut. 

Peran dan tanggung jawab yang diberikan oleh audit internal melakukan segala hal yang berkaitan dengan persiapan, pelaksanaan pemeriksaan dan membuat sebuah Analisa terhadap laporan keuangan perusahaan. Mereka bisa melakukan audit internal karena mereka tahu proses dan skema pembiayaan dalam perusahaan tersebut. 

Yang pasti kedua jenis audit tersebut sangat penting bagi kredibilitas sebuah perusahaan. Sehingga untuk menjaganya harus selalu di lakukan audit agar tetap terjaga konsistensi dari performance perusahaan yang bersangkutan. 

Di luar itu semua, ada baiknya memang kita mengatakan bahwa audit itu adalah satu  tindakan yang bagus untuk dijalankan karena pada akhirnya bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kredibilitas dari perusahaan yang bersangkutan. Namun jika memang harus memilih ketika perusahaan harus melakukan auditing,  maka sebaiknya memang perusahaan melakukan audit internal. 

Ada 5 hal yang menjadi dasar kenapa pada akhirnya  sebuah perusahaan harus melakukan audit internal dalam perusahaannya.  Istilah kata, untuk mengantisipasi beberapa hal yang mungkin terjadi maka perusahaan sebaiknya memang selalu melakukan audit internal dalam sebuah frekuensi waktu pelaporan. 

  1. Audit internal harus dilakukan  oleh pihak di luar departemen yang di audit

Tujuan dari pelaksanaan ini adalah agar proses auditing  yang di lakukan benar-benar  transparan dan bisa memberikan hasil yang maksimal bagi perusahaan. Sehingga pelaksanaan audit bisa dipertanggungjawabkan. 

  1. Audit internal harus di lakukan agar perusahaan bisa menjadi perusahaan taat hukum

Artinya adalah dengan selalu melakukan audit internal maka perusahaan sudah berusaha menjadi perusahaan yang taat hukum dan sudah melakukan apa yang seharusnya di lakukan sebagai pelaku bisnis professional. 

  1. Audit internal perlu dilaksanakan agar perusahaan bisa tahu  total asset perusahaan

Karena dengan adanya audit internal maka perusahaan akan bisa menghitung berapa kira kira asset yang saat  ini di kelola oleh perusahaan. 

  1. Audit internal  perlu dilakukan agar bisa meningkatkan produktivitas kerja

Dengan adanya peningkatan produktivitas kerja di kalangan SDM maka akan semakin memberikan satu kondisi yang baik bagi bisnis yang di jalankan oleh perusahaan. Pada akhirnya performance bisnis perusahaan akan tetap stabil. 

  1. Audit internal dapat menjadi satu cara untuk bisa bagi perusahaan dalam menstabilkan tingkat kesuksesan dalam perusahaan. Mengingat kesuksesan itu sendiri memang harus di jaga sehingga keberhasilan yang sudah tercapai dapat dipertahankan. 

Berdasarkan beberapa hal yang telah dijelaskan di atas itulah, maka pada akhirnya yang namanya sebuah tindakan audit menjadi salah satu cara dalam mencapai satu kondisi yang stabil.  Tidak saja stabil dalam mempertahankan kondisi yang lebih baik, juga stabil karena untuk membuat sebuah bisnis bisa berjalan dengan lancar memang dibutuhkan konsistensi.

Satu hal yang memang harus menjadi perhatian bahwa yang namanya audit itu baik yang internal ataupun eksternal kesemuanya akan bisa memberikan satu kondisi terbaik ketika perusahaan masih belum paham manfaat dari sebuah kegiatan auditing.  Namun ketika perusahaan atau pelaku bisnis tahu akan makna yang terkandung dari kegiatan auditing bagi perusahaan maka yang terjadi adalah perusahaan akan secara kontinyu melakukannya. 

Minimal ada beberapa kerugian yang bisa di cegah dengan perusahaan melakukan aktivitas atau kegiatan auditing seperti ; (1) Pemborosan anggaran dapat di hindari karena semua proses keuangan telah di lakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. (2) Pengawasan terhadap semua divisi yang ada dalam perusahaan semakin mudah di control, karena ketika terjadi satu masalah dengan mudah akan bisa diantisipasi dengan segera tanpa menunggu waktu yang terlalu lama akibat sudah tersistem dengan baik (3) Yang paling penting kerugian yang berdampak pada SDM bisa di kurangi dengan adanya kegiatan auditing baik yang internal ataupun eksternal. Dengan demikian perusahaan akan bisa menjalankan semua skema dan prosedur perusahaan dengan baik berdasarkan ketentuan yang telah di tetapkan. 

Contact Sales