Strategi Pembuatan Laporan Keuangan yang Baik  & Benar untuk Bisnis

Strategi Pembuatan Laporan Keuangan yang Baik & Benar untuk Bisnis

  • Ida
  • 20 Aug 2024

Jangan  mengatakan bisnis anda professional ketika kalian belum memiliki laporan keuangan yan di buat secara benar. Karena salah satu kunci penting yang bisa mengatakan bahwa laporan keuangan bisnis anda baik adalah ketika mengikuti etika dalam pembuatan laporannya. 

Tidak bisa di pungkiri, ketika sebuah bisnis sudah mulai maju dan berkembang, satu hal yang orang atau pihak ketiga perusahaan ingin tahu adalah  tentang laporan keuangannya. Kenapa, , karena dari laporan keuangan itulah kita semua akan tahu seperti apa performance terbaik dari perusahaan atau pebisnis tersebut. 

Namun bukan sekadar laporan keuangan, tetapi laporan keuangan yang tersaji adalah yang benar – benar di buat berdasarkan ketentuan  yang ada. Sehingga tidak bisa di pungkiri jika dalam membuat sebuah laporan keuangan harus berdasarkan  ketentuan dan sistem yang telah di akui secara nasional atau dunia. 

Sistem dan Model Pembuatan Laporan Keuangan yang Baik dan Benar. 

Berdasarkan beberapa kondisi yang ada, kita akan bisa menentukan konsep laporan keuangan seperti apa yang sejatinya memang di butuhkan oleh pelaku bisnis. Terlepas siapa yang membuatnya, yang pasti konsep isi dan model penyajian yang seharusnya ada dalam laporan keuangan  tersebut harus mengacu pada ketentuan berikut : 

  1. Ketentuan Pertama adalah Laporan yang berhubungan dengan Neraca

Dalam penjelasan  ini, maka konsep penyajian  laporan neraca akan di dasarkan pada beberapa hal seperti misalnya : (a) Bentuk dari penyajian laporan keuangan yang masuk dalam katagori neraca seperti : * bentuk neraca skontro  dan * bentuk neraca laporan 

(b) bentuk komponen yang menjadi bagian dari keberadaan laporan keuangan neraca terdiri dari 3 segmen seperti : * Aktiva Lancar    * Aktiva Tetap dan  * Aktiva lainnya 

        2.    Ketentuan Kedua adalah Laporan yang berhubungan dengan Laba dan Rugi

Dalam ketentuan laporan yang berhubungan dengan laporan laba dan rugi perusahaan, maka  yang mesti di laporkan adalah : (*) jenis komponen dari pendapatan perusahaan yang harus di laporkan dan (*) Jenis komponen dari pengeluaran yang mesti di laporkan semuanya. Sedangkan terkait bentuk penyajiannya sendiri bisa di buat dengan model : single step model dan multi step model.  Hal lainnya yang mesti di laporkan adalah masalah komponen yang ada dalam laporan laba rugi tersebut. 

  1. Ketentuan ketiga yang termasuk dalam laporan yang harus di laporkan adalah termasuk beberapa hal seperti misalnya : (a) Modal awal perusahaan (b) Laba/ Rugi bersih dari perusahaan (c) Prive dari perusahaan  yang bersangkutan serta (d) Penambahan modal  yang di lakukan oleh perusahaan.
  2. Ketentuan keempat yang seharusnya juga ada dalam laporan keuangan yang dibuat oleh perusahaan adalah : (a) Laporan  jenis penyajian yang berasal dari laporan arus kas. Untuk laporan jenis ini biasanya akan terdiri dari : Aktivitas operasional perusahaan, Aktivitas investasi perusahaan dan Aktivitas Pendanaan dan pembiayaan perusahaan. 

(b) Laporan yang termasuk dalam penyajian arus kas perusahaan sendiri akan terdiri dari point – point  : clean surplus principle dan non clean surplus principle

5. Ketentuan yang paling penting adalah menyangkut masalah Analisa atau catatan dari laporan keuangan yang di sajikan. Karena dari laporan  inilah semua hal akan di jelaskan dengan baik dan benar. 

Itu adalah beberapa konsep isi dan penyajian yang seharusnya ada dan di tempatkan dalam sebuah laporan keuangan yang akan di pergunakan oleh perusahaan dalam berbagai kepentingan.

Sementara dengan adanya laporan keuangan yang bersifat integrasi  tersebut banyak pihak  yang pada akhirnya bisa menggunakan laporan keuangan tersebut. Setidaknya ada beberapa pihak yang bisa menggunakan laporan tersebut : 

  1. Pihak manajemen atau internal perusahaan yang bisa menggunakan laporan keuangan untuk melihat dan menganalisa kinerja perusahaan dalam satu periode waktu yang telah ditetapkan. 
  2. Pihak investor dan calon invetor, mereka akan menggunakan laporan tersebut untuk bisa menilai kinerja dari perusahaan yang bersangkutan dalam satu periode waktu. 
  3. Pihak perbankan atau Lembaga keuangan akan bisa memakai data tersebut untuk melihar kapasitas dna kapabilitas perusahaan untuk bisa membayarhutangnya. 
  4. Pihak pemerintah dalam hal ini bisa juga dirjen pajak atau pihak pajak untuk melihat kewajiban perusahaan dalam membayar kewajiban pajaknya. 
  5. Dan beberapa pihak lainnya. 

10 Manfaat yang bisa di dapatkan  perusahaan dengan adanya laporan keuangan.

Pentingnya laporan keuagan dan standar laporan keuangan yang memang harus di buat oleh perusahaan, memang secara langsung atau tidak akan bisa membawa manfaat bagi perusahaan. Dimana manfaat tersebut dapat kita rinci dari beberapa manfaat seperti misalnya : 

  1. Laporan keuangan dapat di jadikan media untuk bisa melihat kinerja perusahaan
  2. Laporan keuangan dapat di pakai untuk mengontrol dan memantau perusahaan
  3. Laporan keuangan dapat di pakai sebagai dasar pengambilan keputusan investasi
  4. Laporan keuangan dapat di pakai dalam rangka kelayakan pembiayaan bisnis 
  5. Laporan keuangan dapat di pakai untuk membuat strategi bisnis perusahaan
  6. Laporan keuangan dapat di pakai untuk melakukan control efisiensi operasional 
  7. Laporan keuangan dapat di pakai untuk melihat transparansi dan akuntabilitas bisnis
  8. Laporan keuangan dapat di pakai untuk memperlihatkan kepatuhan perusahaan
  9. Laporan keuangan dapat di pakai untuk mengkomunikasikan bisnis kepada pemerintah
  10. Laporan keuangan dapat di pakai untuk menjadi media pembanding bisnis 

Dengan melihat ke-10 hal yang bermanfaat dan berguna bagi perusahaan, maka sebaiknya memang laporan yang di buat benar benar sesuai standar dan sesuai dengan ketentuan dalam pembuatan laporan keuangan. Karena ketika laporan yang di buat tidak sesuai standar yang terjadi adalah ada kemungkinan terjadi pertanyaan yang justru akan merugikan perusahaan dan manajemen perusahaan yang bersangkutan. 

Jadi intinya adalah ketika kalian ingin agar laporan keuangan yang di buat benar benar bisa di pakai ada baiknya memang ketentuan diatas menjadi satu acuan dalam pembuatannya. Dengan cara seperti itulah maka semua hal yang telah di jelaskan diatas akan bisa berfungsi sesuai dengan penjelasan yang ada di atas. 

KESIMPULAN 

Bisnis adalah sebuah proses, seperti juga laporan keuangan adalah sebuah proses yang harus di buat berdasarkan step by step yang benar. Karena tanpa mengikuti step by step yang benar mustahil laporan keuangan yang di buat akan menjadi satu kunci dari perusahaan  untuk bisa naik level atau naik kelas dari perusahaan biasa menjadi perusahaan berskala processional. Dan  jika kondisi itu terjadi maka banyak keuntungan positif yang akan bisa di dapatkan oleh perusahaan atau pelaku bisnis yang bersangkutan. 

 

Contact Sales