Laporan Keuangan Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Efektif?

Laporan Keuangan Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Efektif?

Konsep laporan keuangan yang ada saat ini memang lebih banyak  diarahkan  untuk penyusunan di periode bulanan  untuk internal. Tetapi untuk laporan eksternal biasanya akan dibuat berdasarkan periode  tahunan. Itulah sebenarnya konsep yang selama ini berjalan dalam laporan keuangan perusahaan.

Kompleksitas isi yang terdapat dalam sebuah laporan  keuangan memang pada akhirnya menjadi satu kesatuan yang akan bisa membuat laporan keuangan itu menjadi instrument penting bagi sebuah bisnis. Tidak saja bagi owner bisnis, laporan keuangan juga dibutuhkan untuk beberapa pihak seperti mitra bisnis, investor hingga kantor pajak. Karena di dalam laporan keuangan itu sendiri terdapat laporan pembukuan, laporan akuntansi dan tentunya laporan tahunan.

Berbekal informasi itulah, sehingga owner bisnis biasanya akan menggunakan  laporan tersebut sebagai dasar dalam pembuatan strategi bisnis, dasar untuk pembuatan  kebijakan atau  pelaporan pajak perusahaan. Sehingga perlu menjadi pehamanan  yang benar bagi para owner bisnis kenapa laporan keuangan itu harus di buat periode per bulan dan laporan  tahunan. Karena ada beberapa kondisi yang tidak bisa di pilih antara memilih laporan secara bulanan atau tahunan.

Kedua periode waktu ini memiliki peran dan  fungsi masing-masing, ketika owner bisnis tahu peran dan fungsi dari masing-masing periode waktu ini maka yang akan terjadi adalah pelaku bisnis baik dari kelas starup/ UMKM  hingga eksisting perusahaan akan berusaha menyesuaikan laporan tersebut sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

7 Alasan Perusahaan Harus Membuat Laporan Keuangan Secara Bulanan

Laporan keuangan bulanan sudah pasti di dalamnya ada proses kegiatan pembukuan dan akuntansi. Karena dasar dari pembuatan laporan tersebut adalah berdasarkan catatan yang ada di pembukuan dan akuntansi tadi. Tetapi kenapa harus periode bulanan mungkin bagi pelaku bisnis yang levelnya masih starup atau UMKM masih perlu mendapatkan penjelasan agar mereka paham tujuannya .

  1. Laporan keuangan di buat bulanan agar dapat memantau kinerja keuangan perusahaan
  2. Laporan keuangan di buat bulanan agar dapat memantau lebih cepat jika ada masalah
  3. Laporan keuangan di buat bulanan agar pengelola lebih cepat mengambil sikap
  4. Laporan keuangan di buat bulanan agar dapat mempermudah menyiapkan  laporan tahunan terutama laporan pajak perusahaan
  5. Laporan keuangan di buat bulanan agar perusahaan dapat membuat rencana bisnis jangka pendek, menengah dan Panjang.
  6. Laporan keuangan di buat bulanan agar nantinya pada saat pembuatan laporan tahunan lebih mudah membuat satu kesimpulan  atau catatan  laporan keuangan perusahaan.

Sedangkan kenapa laporan keuangan harus di buat dalam periode tahunan juga ada beberapa yang bisa menjadi dasar bahwa itu memang harus di lakukan dalam periode tahunan :

  1. Laporan keuangan di buat tahunan karena periode akuntansi itu adalah 1 tahun
  2. Laporan keuangan di buat tahunan karena laporan  SPT Tahunan perusahaan memang di  buat dalam periode 1 tahun
  3. Laporan keuangan di buat tahunan agar owner bisnis  tahu pergerakan kinerja keuangan perusahaan dalam 1 tahun

Minimal dari beberapa penjelasan berikut kalian sudah tahu kenapa harus ada periode bulanan dan tahunan terkait  yang namanya laporan keuangan perusahaan bisnis. Mungkin akan beda jika laporan itu bukan perusahaan bisnis, tetapi karena ini perusahaan bisnis maka konsekuensinya beda dengan Yayasan, Badan Amal, atau Organisasi misalnya.

3 Hal Yang Perlu di Ketahui Dalam Membuat Laporan Keuangan Bulanan Perusahaan

Ingat bahwa laporan keuangan bulanan bagi seorang owner bisnis bukan sekedar membuat catatan bulanan semata. Tetapi lebih dari itu pembuatan laporan keuangan bulanan itu harus dibuat dengan menyesuaikan kondisi dan apa yang terjadi di dalam satu perusahaan, Sehingga ada beberapa hal yang penting harus diperhatikan saat  membuat laporan tersebut :

  1. Hal pertama yang harus di perhatikan adalah masalah visibilitas dari laporan keuangan yang akan di buat harus berdasarkan data dan informasi yang akurat. Sehingga laporan itu akan bisa digunakan dalam bulan berikutnya.
  2. Hal kedua yang harus di perhatikan adalah jadikan laporan keuangan bulanan itu media untuk owner bisnis melakukan pemantauan terhadap kinerja perusahaan.
  3. Hal ketiga yang harus di perhatikan adalah jadikan laporan itu sebagai salah satu dasar yang penting dalam membuat sebuah kebijakan atau keputusan di bulan atau tahun berikutnya.
  4. Hal keempat yang harus di perhatikan adalah bahwa dengan adanya laporan  tersebut akan semakin memudahkan untuk owner melakukan pemantauan hutang dan piutang perusahaan.
  5. Hal kelima  yang harus di perhatikan adalah jadikan laporan tersebut sebagai bahan untuk perhitungan pembayaran pajak perusahaan  ke pemerintah.
  6. Hal keenam yang harus di perhatikan adalah cobalah Menyusun anggaran yang efektif berdasarkaan kondisi laporan keuangan yang dibuat setiap bulannya.
  7. Hal ketujuh yang harus di perhatikan adalah buat laporan tersebut dapat menjadi daya tarik investor atau kreditor untuk bisa mensupport perusahaan dalam hal kebutuhan modal untuk perusahaan.
  8. Hal kedelapan yang harus di perhatikan adalah jadikan laporan tersebut sarana untuk perusahaan dapat menanggulangi masalah kesulitan  finansial
  9. Hal kesembilan  yang harus di lakukan adalah usahakan dengan adanya laporan bulanan tersebut cara untuk perusahaan bisa meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
  10. Hal kesepuluh yang harus di perhatikan adalah bahwa bisnis perlu yang namanya kesinambungan, Maka dengan adanya laporan bulanan tersebut sebagai salah satu komponen dalam membuat sebuah strategi bisnis di masa kini dan mendatang.

Contact Sales