Kesalahan Membaca Laporan Keuangan yang Sering Dilakukan Pengusaha
Bisnis dan laporan keuangan itu dua hal yang menjadi satu kesatuan, sehingga tidak ada bisnis yang tanpa laporan keuangan dan tidak ada laporan keuangan di buat tanpa adanya bisnis. Jika saat ini kalian adalah pelaku bisnis maka ada baiknya kalian mulai mencoba untuk cari tahu bagaimana cara terbaik dalam membaca sebuah laporan keuangan.
Memang yang namanya laporan keuangan di buat dengan menggunakan standar baku laporan keuangan. Tetapi bagi kalian yang bukan berasal dari latar belakang keuangan seperti owner non finance sudah pasti akan kesulitan untuk bisa membaca dengan benar kondisi sebuah laporan keuangan. Sehingga bagi kalian yang memang bukan dari latar belakang keuangan ada baiknya mulai saat ini mencari tahu bagaimana cara membaca dengan benar sebuah catatan laporan keuangan yang di buat dalam perusahaan atau bisnis anda.
Dalam dunia bisnis kesalahan dalam membaca sebuah laporan keuangan akan bisa membawa dampak kurang baik bagi perusahaan atau bisnis yang sedang kalian jalankan. Tetapi bagi kalian yang sudah tahu membaca laporan keuangan justru menjadi mudah bagi kalian ketika ingin mengembangkan bisnis sesuai dengan kondisi laporan keuangan yang ada.
Karena dalam laporan keuangan itu terdapat beberapa jenis laporan seperti laporan arus kas, laporan laba rugi hingga Analisis keuangan yang sejatinya bisa di gunakan oleh owner untuk membaca kondisi keuangan sebuah bisnis. Itulah yang menjadi dasar kenapa para pemilik usaha selalu menggunakan laporan keuangan sebagai dasar untuk mengambil satu keputusan bisnis.
10 Kesalahan Dalam Membaca Sebuah Laporan Keuangan Bisnis
Banyak sekali kita jumpai para pelaku bisnis kurang tepat atau salah dalam membaca sebuah laporan keuangan. Tetapi mungkin karena mereka belum tahu caranya, namun agar kesalahan yang dilakukan tidak terulang ada baiknya memang kalian coba pahami beberapa hal yang sering menjadi kesalahan dalam membaca sebuah laporan keuangan.
- Kesalahan pertama tidak memisahkan antara keuangan pribadi dan perusahaan
Laporan di buat tanpa memisahkan keuangan personal atau pribadi dengan keuangan bisnis. Jika kondisi ini dilakukan maka sudah pasti ketika kita membaca laporan keuangan itu hasilnya akan salah.
- Kesalahan kedua tidak memperbaharui catatan akuntansi secara benar
Laporan yang tidak di update secara benar maka akan mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam membaca sebuah laporan. Pada akhirnya hasil yang di kelurkan pun akan salah karena data dan informasinya tidak update dengan kondisi terkini.
- Kesalahan ketiga adalah salah dalam melakukan perhitungan dalam laporan
Kesalahan dalam membuat perhitungan dalam Laporan akan berdampak pada bagaimana laporan itu menjadi tidak update secara angka dengan kondisi yang saat ini terjadi. Sehingga perhitungan dalam laporan keuangan itu harus benar-benar jelas dan tepat sesuai kondisi.
- Kesalahan keempat mungkin saja karena tidak menggunakan software akuntansi
Kenapa terjadi demikian, karena software itu bisa menjadi salah satu alat bantu bagi pelaku bisnis dalam membuat sebuah laporan keuangan yang benar.
- Kesalahan kelima terjadi kesalahan dalam memasukan katagori dari transaksi bisnis
Dengan adanya kesalahan dalam memasukan transaksi itu akan bisa berdampak ke banyak hal termasuk didalamnya akan terjadi selisih yang berbeda dalam pos pengeluaran dan pendapatan bisnis perusahaan.
- Kesalahan keenam sering pula terjadi pelaku mengabaikan laporan arus kas
Padahal yang namanya arus kas ini adalah sebuah instrument awal dalam laporan keuangan yang bisaa memperlihatkan kondisi terkini asset yang mudah untuk di cairkan.
- Kesalahan ketujuh sering terjadi pelaku bisnis tidak menyimpan bukti transaksi
Kondisi ini jelas akan bisa mempengaruhi perhitungan karena bukti transaksi itu adalah salah satu bukti yang ada untuk penguatan sebuah laporan.
- Kesalahan kedelapan pelaku bisnis kurang paham soal peraturan pajak bisnis
Dalam laporan keuangan pos tentang pajak cukup banyak, sehingga keterkaitan pajak dengan laporan yang lainnya akan berdampak pada hasil akhir dari sebuah laporan.
- Kesalahan kesembilan adalah tidak melibatkan professional dalam Menyusun laporan
Tidak melibatkan professional yang ahli dalam pembuatan laporan mungkin boleh saja selama pebisnis punya orang yang kompeten. Tetapi jika tidak ada orang yang kompeten ada baiknya menggunakan jasa pembukuan akuntansi agar hasilnya lebih baik.
- Kesalahan kesepuluh mengabaikan Analisa laporan keuangan
Ini juga kesalahan yang bisa merugikan perusahaan karena Analisa itu sebenarnya dibuat sebagai sebuah rangkuman dari laporan keuangan yang ada.
Cara Melihat Satu Masalah Dalam Pencatatan Laporan Keuangan & Solusinya
Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan agar kesalahan dalam membaca sebuah laporan keuangan bisa cepat di atasi tanpa harus menunggu waktu yang cukup lama. Kondisi ini bisa juga menjadi catatan bagi owner non finance agar bisa cepat tanggap.
- Kesalahan dalam membuat laporan dengan tidak mencatat semua transaksi
Solusi yang bisa di pakai untuk mengatasi masalah diatas adalah dengan menggunakan alat bantu seperti aplikasi pembukuan atau dengan spreadsheet yang sering di pakai dalam penyusunan laporan keuangan.
- Kesalahan dalam membuat laporan dengan tidak memisahkan keuangan
Solusi yang bisa di pakai adalah dengan banyak cara salah satunya dengan memisahkan rekening pribadi dan perusahaan. Atau memastikan bahwa transaksi yang terjadi di masukan dalam pos yang berbeda dengan adanya pos pribadi dan perusahaan.
- Kesalahan dalam membuat laporan tidak memakai software
Solusi yang bisa di pakai adalah mencoba membuat anggaran pembelian software karena itu akan bisa membantu kalian ketika software itu ada maka banyak hal yang bisa di permudah dalam penyusunan laporan keuangan di dalam bisnis yang kalian jalankan.
- Kesalahan dalam membuat laporan dengan tidak membukan update stok barang
Solusi yang bisa di pakai dengan menggunakan sistem persediaan barang dengan update setiap hari atau bisa juga dengan menggunakan aplikasi persediaan barang.
- Kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan tidak buat laporan rinci lainnya
Solusi yang bisa di pakai adalah dengan membuat laporan lain yang bisa memperkuat posisi laporan keuangan yang utama.
- Kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan tidak memperbaharui laporan
Solusi yang bisa di pakai sudah pasti laporan keuangan harus di update, karena setiap saat sudah pasti ada transaksi sehingga semua laporan harus di update agar hasilnya bisa sesuai dengan kondisi saat ini.