Suksesnya Pelaku Bisnis Itu Ketika Perusahaan Bisa Menstabilkan Pendapatan
Bisnis adalah bagaimana kita bisa menstabilkan pendapatan. Ketika bisnis sudah bisa menstabilkan pendapatan maka bisa dikatakan bahwa bisnis itu sudah berjalan dengan baik dan lancar. Tetapi yang jadi pertanyaan adalah bagaiman menstabilkan pendapatan yang di terima perusahaan.
Berdasarkan kondisi itulah, maka ada baiknya seorang pelaku bisnis ketika dirinya mulai menjalani sebuah bisnis maka yang terpenting adalah bagaimana seorang pelaku bisnis mampu merencanakan sebuah bisnis dengan konsep bisnis yang mampu menstabilkan kondisi bisnis yang ada agar bisa terjadi kesinambungan bisnis yang dijalankan.
Namun yang jadi pertanyaan adalah, sejauh mana pelaku bisnis mencoba mencari jalan keluar dari masalah atau kendala yang dihadapi sehingga perusahaan bisa tetap survive dan mendapatkan pendapatan yang maksimal.
6 Indikator Keberhasilan Yang Perlu di Pahami Pelaku Bisnis di Indonesia
Kita semua tahu bahwa yang namanya bisnis itu tidak bisa dilepaskan dari masalah untung atau rugi. Kesemua itu didasarkan pada satu kondisi bahwa sebuah bisnis memang akan merasakan apa itu kondisi untung atau rugi. Dengan demikian, ketika kondisinya memang sedang berjalan atau berkembang bisnisnya, ada baiknya memang pelaku bisnis harus tahu beberapa hal seperti berikut ini:
- Pelaku bisnis harus tahu masalah break event point dari bisnisnya
- Pelaku bisnis harus tahu cara menghasilkan profit/ keuntungan
- Pelaku bisnis harus tahu bagaimana menghasilkan penjualan yang meningkat
- Pelaku bisnis harus tahu bagaimana meningkatkan jumlah SDM
- Pelaku bisnis harus tahu bagaimana melakukan efisiensi bisnis
- Pelaku bisnis harus tahu bagaimana menjaga reputasi di Kalangan klien
Jika seorang pelaku bisnis tahu dan mampu memberikan hal yang terbaik dari ke-6 kondisi yang telah dijelaskan di atas, maka sudah barang tentu akan yang akan terjadi adalah perusahaan atau pelaku bisnis mampu menstabilkan penjualan dan keuntungan yang akan bisa didapatkan secara kontinyu, Kenapa, karena ketika pelaku bisnis tahu bagaimana memberikan kondisi yang terbaik terkait point nomor : 6 yaitu menjaga reputasi bagi kalangan klien atau mitra bisnis maka sudah barang tentu yang akan terjadi adalah kondisi seperti berikut ini :
- Klien atau mitra bisnis akan semakin loyal kepada perusahaan ( bisnis yang anda jalankan ) sehingga dampaknya adalah perusahaan akan semakin bertambah maju karena banyaknya klien loyal yang ada di dalam perusahaan.
- Perusahaan akan bisa menstabilkan pendapatan karena klien loyal akan menjadi penyumbang utama dari bisnis anda. Tinggal bagaimana caranya anda memaksimalkan potensi market atau pasar yang belum tergarap.
- Pada akhirnya perusahaan akan bisa meningkatkan potensi pendapatan yang selama ini sudah berjalan. Sehingga perusahaan akan bisa memperbanyak potensi pendapatan, dari klien loyal,potensial klien yang selama ini belum tergali dan calon klien baru yang bisa di optimalkan menjadi klien loyal perusahaan.
Itulah pentingnya bagi perusahaan agar bisa memaksimalkan service yang diberikan kepada klien. Karena klien adalah salah satu asset bagi perusahaan, ketika klien aman dan nyaman maka sudah bisa dipastikan bisnis berjalan lancar. Tetapi jika klien kurang nyaman dengan service yang kalian berikan maka jangan berharap klien akan bisa menjadi loyal. Sebenarnya di samping apa yang sudah dijelaskan di atas mengenai 6 indikator kesuksesan, masih banyak hal yang bisa di lakukan oleh para pelaku bisnis. Karena untuk meraih sebuah kesuksesan minimal ada 4 hal yang seharusnya di penuhi oleh seorang pelaku bisnis :
- Hal pertama yang perlu menjadi perhatian adalah ide atau gagasan yang berhubungan dengan bisnis. Tentu ide dan gagasan yang di maksud harus yang sifatnya kreatif dan berbeda sehingga apa yang akan di hasilkan benar-benar memberikan satu kontribusi yang maksimal bagi perusahaan.
- Hal kedua yang juga menjadi penting adalah bagaiman sebuah bisnis harus di lakukan dengan perencanaan yang matang. Sehingga apa yang dikerjakan benar-benar telah di rencanakan dengan baik dan benar.
- Hal ketiga yang tidak kalah penting adalah masalah ketersediaan modal, dalam kontek ini maka modal bisa jadi komponen utama atau supporting tergantung konsep bisnis yang di jalankan oleh perusahaan,
- Hal keempat adalah menyangkut masalah team atau SDM yang solid, karena dengan team yang solid maka sudah pasti bisnis akan bisa jalan dengan baik dan lancar.
Keempat komponen ini memang penting, tetapi selain ke-4 hal yang telah disampaikan di atas ada pula beberapa hal yang mungkin perlu menjadi perhatian ketika kondisinya adalah pelaku bisnis ingin bisa berjalan dengan lancar :
- Mereka para pelaku bisnis harus berani mengambil resiko dengan tetap memperhitungkan plus dan minus dari resiko apa yang akan di ambilnya,
- Mereka harus bisa cepat beradaptasi dengan kebijakan dan peraturan yang ada agar bisa mendapatkan keuntungan yang cepat. Karena semakin cepat mendapatkan keuntungan akan semakin cepat perusahaan melakukan BEP bisnisnya
- Mereka harus bisa menjaga konsistensi dari konsep bisnis yang dijalankannya, sehingga tidak mudah goyah hanya karena satu kondisi yang tidak atau kurang sesuai dengan apa yang telah direncanakan,
Intinya dalam menjalankan sebuah bisnis, siapapun orangnya baik pelaku bisnis atau perorangan, ketika kalian sudah tahu bahwa ada 10 hal yang perlu menjadi perhatian dalam menjalankan bisnis. Maka yang harus diperhatikan adalah mana yang prioritas dan mana yang second prioritas, Sehingga ketika pelaku bisnis sudah mana yang prioritas maka akan semakin mudah dalam merencanakan jalannya sebuah konsep bisnis.
Ke-10 hal yang sebaiknya memang menjadi perhatian dari para pelaku bisnis yang akan mencoba peruntungan bisnis di Indonesia adalah seperti hal berikut ini : (1) Komponen utama masalah etos kerja (2) Komponen kedua berhubungan dengan motivasi SDM (3) komponen ketiga adalah masalah disiplin kerja dan komitmen kerja dari semua SDM (4) Komponen penting yaitu masalah inregritas dalam berbisnis (5) Komponen yang masuk dalam keterlibatan pekerjaan (6) komponen yang selanjutnya adalah komunikasi, sehingga perlu jalur komunikasi yang jelas (7) Komponen yang termasuk dalam hal etika dalam berbisnis (8) Komponen strategi pemasaran perlu yang namanya strategi yang siffatnya nyata bukan hanya sekadar teori (9) komponen penting bagi pelaku bisnis yaitu mudah melakukan adaptasi (10) komponen yang berhubungan dengan masalah mencintai bisnis secara benar.