Kesalahan Pembukuan yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

Kesalahan Pembukuan yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

Bisnis memang ada baiknya di kelola dengan professional, bukan karena sebuah bisnis harus di bangun agar bisa terjadi kesinambungan. Tetapi karena sebuah bisnis itu adalah sebuah komitmen dari pemilik bisnis kepada market yang ingin di kelolanya. Sehingga berdasarkan kondisi itulah alangkah baiknya jika dalam pengelolaannyaa tidak salah termasuk dalam hal pembukuan. Jadi ketika ada kesalahan pembukuan, yang akan rugi bukan karyawannya tetapi justru pemilik dari perusahaan atau bisnis itu sendiri.

Yang namanyaa pembukuan akuntansi itu adalah salah satu komponen penting dalam melihat sebuah perusahaan itu professional atau tidak. Ketika sebuah bisnis di bangun dengan  tingkat professional yang tinggi sudah barang tentu laporan keuangan sudah seharusnya di buat dengan tingkat akurasi yang baik dan benar. Sebaliknya jika tidak di kelola secara professional sudah pasti kesalahan  pembukuan menjadi salah satu hal  yang mungkin saja terjadi.

Memang untuk mengantisipasi kesalahan pembukuan bisa di lakukan dengan du acara. Pertama sudah seharusnyaa   PIC yang menangani laporan keuangan  tersebut harus karyawan yang punya kompetensi. Atau jika perusahaan tidak memilikinya maka pengelolanya bisa di serahkan kepada pihak ketiga yang memiliki layanan jasa pembukuan. Sehingga semua proses yang berbentuk laporan keuangan di kelola dengan baik oleh pihak ketiga.

9   Daftar Kesalahan Dalam Pengelolaan Laporan Keuangan Yang Umum Terjadi

Berkaca dari kondisi perusahaan atau pelaku bisnis UMKM yang saat ini sedang benyak berkembang di Indonesia. Maka terjadinya kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan menjadi salah satu hal yang sering terjadi. Jika memang kalian saat ini sedang berusaha  untuk mengantisipasi agar  laporan keuangan yang didalamnya terdapat pembukuan akuntansi tidak terjadi kesalahan dalam membuat laporan keuangannya.

  1. Kesalahan pertama sering kali terjadi menebak angka dalam laporan keuangan

Kondisi ini biasanya karena transaksi yang terjadi kurang dokumen pendukungnya, sehingga untuk sekedar memudahkan perhitungan di buat angka pengeluaran yang mungkin tidak sesuai dengan riil pengeluaran  yang terjadi.

  1. Kesalahan kedua sering kali waktu yang di butuhkan untuk pembuatan laporan lama

Artinya adalah, laporan keuangan yang seharusnya mudah di buat karena semua data sudah tersedia. Karena ini data dan informasi yang di butuhkan tidak teradminitrasi dengan baik sehingga laporan  yang akan di buat waktunya menjadi lebih lama.

  1. Kesalahan ketiga adalah melakukan penundaan pembuatan laporan keuangan

Dalam kondisi seperti ini, biasanya pelaku bisnis sengaja memperlambat atau melambatkan  pembuatan laporan keuangan agar bisnis yang di jalankan menghindari dari satu kondisi yang seharusnya mungkin perlu di laporkan.

  1. Kesalahan keempat sering kali pelaku bisnis mencampur uang pribadi dan bisnis

Jika kondisi ini terus di biarkan, maka yang terjadi adalah perusahaan tidak akan bisa menentukan berapa kerugian atau keuntungan yang mungkin tercatat dalam sebuah perusahaan. Dampak paling jauhnya adalah bisnis  tidak akan bisa berjalan secara professional.

  1. Kesalahan kelima adalah pelaku bisnis tidak membaca laporan keuangan dengan benar

Ketika kondisi itu di lakukan, maka yang terjadi adalah pelaku bisnis akan menjadi tidak tahu kondisi terkini dari laporan keuangan perusahaan yang sebenarnya. Nah pada akhirnya dirinya akan menjadi pihak yang tidak memiliki professional ketika harus berhubungan dengan  mitra bisnisnya.

  1. Kesalahan keenam adalah pembuatan  laporan keuangan yang salah dalam artian  tidak mengikuti standar laporan keuangan atau akuntansi yang benar.  Padahal ketika pembukuan akuntansi di buat secara benar, banyak keuntungan yang bisa di dapatkan  oleh pelaku bisnis seperti :
  1. Pelaku bisnis dapat mengendalikan jalannya perusahaan secara benar,
  2. Pelaku bisnis dapat menjadi pebisnis yang mematuhi aturan dari pemerintah
  3. Pelaku bisnis dapat memaksimalkan potensi keuntungan dan mengurangi rugi
  4. Pelaku bisnis dapat lebih mudah mengajukan pinjaman ke bank
  5. Pelaku bisnis dapat dengan mudah melihat tren keuangan bisnis anda.
  6. Pelaku bisnis dapat melakukan strategi berbelanja yang benar.
  7. Pelaku bisnis dapat mengambil keputusan  bisnis dengan cepat dan tepat
  8. Pelaku bisnis dapat memperlihatkan performance pada calon investor.
  1. Kesalahan ketujuh adalah karyawan atau pemilik justru membuang struk belanja
  2. Kesalahan kedelapan justru perusahaan mempekerjaan akuntan yang salah
  3. Kesalahan kesembilan adalah perusahaan tidak menempatkan karyawan pada posisi yang sesuai dengan kondisi perusahaan.

Kesemua kesalahan  yang mungkin terjadi, pada dasarnya bisa di minimalkan dengan cara menunjuk jasa pembukuan dari luar yang punya kompetensi dibidang pembukuan akuntansi. Itulah kenapa ketika kalian memilih untuk meminimalkan resiko kesalahan yang terjadi di dalam perusaahaan. Maka yang perlu menjadi perhatian dari kondisi yang ada adalah bahwa kepribadian seorang akuntan atau menanggunjaawab akuntansi dan pembukuan harus mereka yang kapasitas dan kapabilitasnya terbaik .

Karena seorang akuntan yang seharusnya kalian pilih adalah seorang akuntan yang akan menangani jasa pelaporan keuangan dengan tetap memperhatikan beberapa komponen dalam sebuah laporan keuangan akuntansi.

  1. Seorang akuntan harus memahami dengan baik berbagai   hal yang berhubungan dengan pelaporan perpajakan yang berkaitan.
  2. Seorang akuntan harus dapat melakukan pemungutan nilai pajak dari satu kondisi perhitungan.
  3. Seorang akuntan harus bisa memahami standar akuntansi dan standar pelaporan pajak, sehingga laporan yang dibuat tidak terlewatkan waktunya.
  4. Seorang akuntan harus bisa membuat laporan perpajakan baik secara  online maupun offline. Dengan cara seperti itu maka perusahaan terbantu dalam melaporkan semua hal yang terkaait dengaan perpajakan.

Contact Sales