Kelebihan Outsourcing Bidang Akuntansi dan Pembukuan Bagi Perusahaan Bisnis
Ketika bicara soal outsourcing mungkin banyak yang mengatakan outsourcing merugikan bagi karyawan. Tetapi sebenarnya bagi perusahaan banyak yang bisa di eksplore ketika mendengar kata outsourcing, tetapi memang ada beberapa hal yang perlu di jelaskan agar kedua belah pihak mendapatkan keuntungan.
Bicara soal outsourcing yang ada di dalam perusahaan memang saat ini bisa menjadi salah satu cara terbaik bagi perusahaan untuk memaksimalkan potensi bisnis yang di milikinya. Bukan karena perusahaan tidak ingin rugi dengan mengambil karyawan, tetapi untuk beberapa pekerjaan ada baiknya memang perusahaan bisa menggunakan jasa outsourcing untuk memaksimalkan potensi yang di milikinya.
Karena berdasarkan beberapa hal yang bisa di jelaskan terkait outsourcing sebenarnya perusahaan juga mendapatkan kelebihan yang tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak. Tidak saja perusahaan yang bersangkutan tetapi juga pihak perusahaan yang bekerjasama untuk outsourcing tersebut. Sehingga bisa di katakan ada saling menguntungkan dengan adanya sistem outsourcing tersebut.
5 Kelebihan Yang Akan di Dapatkan oleh Perusahaan dengan Outsourcing
Setidaknya ada 5 keuntungan yang akan bisa didapatkan oleh perusahaan ketika perusahaan menggunakan jasa outsourcing untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat.
- Sistem outsourcing bagi perusahaan akan bisa mengurangi biaya SDM. Artinya adalah, perusahaan tidak harus menggaji setiap bulan dan memberikan banyak fasilitas yang seharusnya di berikan oleh karyawan yang memiliki skill tertentu. Karena dengan outsourcing perusahaan hanya bekerjasama dengan perusahaan yang menyediakan layanan tersebut. Intinya banyak kemudahan yang bisa di dapatkan oleh perusahaan.
- Sistem outsourcing akan bisa meningkatkan kompetensi bagi perusahaan. Karena dengan adanya team yang memang fokus dengan pekerjaan tersebut, pada akhirnya perusahaan akan mendapatkan banyak waktu untuk melakukan pengembangan bisnis lainnya. Sehingga fokus bisnis perusahaan jadi lebih banyak waktunya.
- Sistem outsourcing akan bisa memberikan bagi perusahaan SDM yang berkualitas sesuai dengan apa yang di harapkan. Karena jika perusahaan menggunakan cara untuk menggaji karyawan ada beberapa hal yang mungkin sulit didapatkannya :
- Perusahaan bisa mengalami kesulitan untuk bisa mendapatkan SDM terbaik sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan.
- Perusahaan akan sulit mempertahankan SDM yang berkualitas jika pada suatu ketika SDM yang bersangkutan mendapatkan tawaran dari perusahaan lain yang lebih baik
- Perusahaan terkadang membutuhkan skill SDM yang berbeda dengan project yang berbeda, sehingga terkadang SDM belum mampu mengikuti perkembangan tersebut.
- Sistem outsourcing akan bisa memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih baik. Karena outsourcing adalah sebuah sistem kerjasama yang memungkinkan perusahaan bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal. Sehingga perusahaan bisa membuatkan satu permintaan kondisi seperti yang di harapkan.
- Sistem outsourcing sebenarnya dapat di pergunakan oleh perusahaan guna meningkatkan performance bisnis dan produktivitas kerja perusahaan. Hal itu bisa di buktikan dengan beberapa kasus terkait bagaimana perusahaan bisa meningkatkan produktivitas. Karena pada saat melakukan outsourcing kondisi perusahaan bisa di upayakan untuk :
- Manajemen bisa lebih fokus dalam pengembangan bisnisnya
- Manajemen bisa mendapatkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan
- Manajemen dengan adanya outsourcing akan terbantu dalam mengurangi biaya SDM dibandingkan mengambil SDM yang di butuhkan hanya untuk satu project
- Manajemen bisa meningkatkan produktivitas dan skala prioritas yang sesuai dengan kondisi bisnis yang sedang di jalankan.
Beberapa Pekerjaan yang Sebaiknya di Outsourcingkan
Berdasarkan kondisi itulah, sebaiknya memang bagi perusahaan ada beberapa pekerjaan atau keahlian yang sebaiknya memang di outsourcingkan kepada pihak lain dari pada harus mengambil SDM. Karena beberapa pertimbangan yang ada maka ada beberapa pekerjaan yang cocok untuk di lakukan outsourcing :
- Pembersih kantor ( cleaning service )
- Pengaman kantor ( satpam/ security )
- Pengelola catering ( bagian catering perusahaan )
- Petugas call center / petugas operator kantor
- Pengelola fasilitas IT / team IT di luar kantor
- Pengelola akuntansi / pembukuan ( team accounting / pembukuan)
- Pengelola inventaris /asset perusahaan
- Pengelola atau layanan logistik
Kenapa bisa demikian, karena berdasarkan Undang Undang Nomor 13 tahun 2023 yang termaksud dalam Pasal 65 ayat 2 yang menjelaskan bahwa pekerjaan yang di sebut outsourcing adalah sebuah pekerjaan yang di kerjakan terpisah dari pekerjaan utama kantor. Sehingga jelas pekerjaan itu bisa di delegasikan kepada pihak luar perusahaan. Dimana untuk melakukan pekerjaanya manajemen perusahaan bisa memerintah atau memberikan perintah langsung atau tidak langsung dan tidak akan membawa dampak bagi perusahaan. Sehingga bisa di katakan yang namanya sistem outsourcing tidak merugikan bagi perusahaan juga bagi karyawan yang di pekerjakan. Karena bisa jadi SDM yang bersangkutan justru memiliki kesempatan untuk bisa bekerja di lebih dari satu institusi / kantor.
Nah karena itulah, maka sebaiknya memang seperti pekerjaan bidang akuntansi dan keuangan ada baiknya memang di berikan kesempatan untuk sistem outsourcing agar semua pihak baik perusahaan atau SDM nya bisa lebih maksimal dan memaksimalkan potensinya masing masing.
Pada akhirnya kita semua tahu bahwa sistem outsorcing tidak merugikan kedua belah pihak selama jelas diawal dan masing masing pihak tahu bagaimana cara bekerjasama dan memaksimalkan potensinya masing – masing. Sehingga bukan salah satu pihak di rugikan dan satu pihak di untungkan tetapi sistem outsourcing sebenarnya adalah menguntungkan kedua belah pihak jika di laksanakan berdasarkan ketentuan yang benar. Dan bagi perusahaan dengan adanya SDM outsourcing yang mengelola bagian akuntansi dan keuangan akan bisa bekerja secara professional karena dirinya jelas tidak ada kepentingan dengan laporan keuangan yang di buatnya. Mau untung atau rugi dirinya hanya membuatkan laporan sesuai dengan kondisi data dan informasi yang ada dan di berikan kepadanya.