Dampak Positif & Negatif Terkait Penghapusan Sistem Outsourcing oleh Pemerintah
Banyak yang beranggapan bahwa sistem kerja outsourcing merugikan. Padahal sejatinya sebuah sistem di ciptakan sudah pasti ada plus dan minusnya. Sehingga tidak juga beralasan ketika banyak yang meminta sistem outsourcing dihapuskan, padahal sejatinya ada juga keuntungannya bagi karyawan.
Mungkin bagi yang belum tahu dengan jelas sistem outsourcing akan mengatakan ini sistem yang merugikan. Tetapi alangkah baiknya untuk menjelaskan kondisi ini kita bicarakan dahulu apa sebenarnya sistem outsourcing dengan benar. Sesuai dengan ketentuan yang ada, maka outsourcing itu sendiri adalah ketika perusahaan mempercayakan Sebagian pekerjaan yang ada di dalam perusahaan kepada pihak luar yang tidak berhubungan langsung dengan perusahaan.
Kondisi itu terjadi, karena sebelumnya sistem outsourcing di gunakan untuk melakukan pekerjaan yang bersifat tidak terkait langsung dengan bisnis perusahaan. Di mana pekerjaan itu seperti : professional call center, perparkiran, operator atau security atau satpam, kemudian ada juga cleaning service atau bagian kebersihan. Itu pada saat awalnya, tetapi karena kondisi yang semakin berkembang, maka profesi yang di lakukan oleh outsourcing berkembang di mana beberapa profesi seperti Akuntansi, Perpajakan hingga Konsultan HRD bisa di berikan kepada perusahaan outsourcing.
Kenapa Outsourcing dan Apa Untung dan Rugi Penggunaan Sistem Outsourcing
Agar kalian bisa lebih memahami apa sebenarnya outsourcing dan kenapa itu menjadi penting bagi sebuah bisnis. Mungkin ada baiknya kita coba menjelaskan dengan seksama apa sebenarnya sistem outsourcing bagi perusahaan. Sekedar menjelaskan sistem outsourcing dalam pencarian atau mendapatkan pekerja professional.
Sebenarnya konsepnya sama dengan apa yang di lakukan oleh perusahaan pada umumnya. Namun yang berbeda adalah proses perekrutan yang di lakukan oleh pihak outsourcing yaitu bahwa karyawan yang terpilih itu tidak akan menjadi karyawan dari perusahaan yang bersangkutan tetapi adalah karyawan yang di ikat kontrak oleh perusahaan yang melalukan seleksi outsourcing untuk di serahkan kepada kliennya.
Keuntungan Sistem Outsourcing Bagi Pekerja dan Perusahaan Yang Bersangkutan
Memang dengan menggunakan sistem outsourcing, ada bagian pekerja yang di untungkan dan bagian dari perusahaan juga yang di untungkan. Kenapa, ada beberapa hal yang bisa menjawab kepada kedua objek baik karyawan atau pun perusahaan di untungkan dengan sistem outsourcing.
Keuntungan yang bisa di dapat oleh Pekerja di Indonesia
Berdasarkan kondisi yang ada maka seseorang yang menjadi karyawan dengan sistem outsourcing maka memiliki keuntungan yang cukup baik seperti :
- Pekerja dalam melakukan pekerjaan lebih banyak dan sudah pasti untung
Karena dengan mempertimbangkan dua hal yaitu fleksibilitas waktu dan model bekerja serta mampu mengembangkan ketrampilan pada akhirnya pekerjaan yang di kerjakan oleh seorang professional outsourcing akan bisa bekerja secara professional. Dan itu jelas menguntung juga bagi perusahaan karena pada akhirnya pekerjaan bisa di selesaikan dengan baik sesuai dengan apa yang telah menjadi ketentuan di perusahaan tersebut.
- Pekerja akan lebih mudah dalam pengembangan keterampilan bagi dirinya
Artinya adalah seorang professional outsourcing dirinya akan lebih meningkatkan keterampilan dirinya agar bisa terus di gunakan oleh pihak yang mempekerjakan dirinya. Ini adalah sebuah keuntungan tidak saja bari pekerjaanya tetapi juga bagi perusahaan yang bersangkutan.
Kesempatan yang akan bisa di dapatkan dengan sistem outsourcing di Indonesia
Dengan memperhatikan kondisi yang ada pada perusahaan dan tidak mungkin pekerja melakukan kecurangan. Maka bagi perusahaan sudah barang tentu professional akan menjadi satu tantangan yang lebih mudah di bandingkan harus berdiam diri melihat masalah demi masalah yang terjadi dalam sebuah perusahaan.
Keuntungan yang bisa di dapat perusahaan dengan sistem outsourcing di Indonesia
Minimal ada 3 hal yang perlu kalian pahami yang katanya lebih duhulu bagi perusahaan, Dimana untuk penjelasannya dapat di lakukan dengan 3 hal seperti misalnya :
- Outsourcing akan bisa meningkatkan efisiensi biaya dari manajemen
Artinya adalah bahwa outsourcing dirancang coba untuk mempermudah pekerjaan yang tadinya pekerjaan ringan kini menjadi sebuah pekerjaan yang sempurna.
- Outsourcing juga jika di gunakan oleh perusahaan akan bisa membuktikan diri agar bisa lebih maksimal dalam sebuah masalah.
- Outsourcing itu adalah akses yang khusus terhadap kondisi bagi perusahaan yang untuk salah satu jenis pekerjaan tidak bisa di lakukan oleh team karyawan yang bersangkutan.
Sedangkan untuk berbagai hal yang mungkin membuat karyawan harus merelakan kontraknya putus. Mungkin itu adalah salah satu kondisi yang bisa menjadi penyelamatan dari sisi karyawan yang bekerja dengan sistem outsourcing. Kali ini kita akan coba jelaskan kekurangan atau kelemahan bagi pekerja dan perusahaan yang tetap menggunakan sistem outsourcing.
Kekurangan dari sistem outsourcing yang akan di lakukan oleh pekerja atau seseorang yang bekerja dalam satu sistem tergantung sisnya. (a) Bagi karyawannya mungkin hari ini enak, tetapi kedepan karyawan belum tahu apa yang akan di jalankan (b) Bagi karyawan kerugian kedua apakah kalian pahami kenapa perusahaan tidak memasukan karyawan terlibat dalam sistem outsourcung yang ada di Indonesia.
Bagi perusahaan untuk mereka yang pakai sistem Outsoucing maka kalian bisa coba apa yang telah di jalankan oleh perusahaan atau outsourcing dengan sistem perusahaan . Maka akan lebih baik jika kita sama sama menjelaskan dua hal : (a) Perusahaan tidak akan pernah bisa mengontrol karyawan yang outsourcing Dengan kondisi tersebut jelas bahwa itu adalah perkawainan. (b) Perusahaan tidak akan pernah mencoba untuk mengantisipasi kualitas dan pengembangan market yang ada di dalam perusahaan