Resiko Bisnis Ketika Anda Tidak Memiliki Laporan Akuntansi
Akuntansi atau biasa di sebut dengan istilah pembukuan akuntansi adalah salah satu alat control bagi sebuah bisnis. Kenapa, karena dengan adanya pembukuan akuntansi maka laporan keuangan yang kalian susun benar- benar mencerminkan kondisi sesungguhnya dari bisnis yang anda jalankan.
Hal itulah yang pada akhirnya menjadi dasar hingga semua pelaku bisnis harus menggunakan laporan keuangan berbasis laporan akuntansi. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan kesalahan keuangan yang di catat dengan sistem tradisional. Yang namanya bisnis, ketika sudah berjalan, maka pemilik bisnis atau owners terkadang tidak lagi concert terhadap laporan keuangan. Ada dua hal yang menjadi perhatian ketika pelaku bisnis sudah asik menjalankan bisnisnya : (1) Mereka lebih concern bagaimana cara mengembangkan bisnisnya hingga target yang ingin diharapkan bisa tercapai (2) Mereka lebih concern dalam hal pengembangan jaringan bisnis dengan memaksimalkan potensi sinergi bisnis yang sedang atau akan di laksanakan.
Nah jika kondisi itu terjadi, maka pelaku bisnis akan menugaskan staffnya untuk mengelola pembukuan akuntansi bisnisnya. Otomatis pemilik bisnis akan terpecah fokusnya jika harus turut serta dalam mengelola laporan keuangannya. Disinilah pentingnya perusahaan atau pelaku bisnis harus paham bagaimana pembukuan akuntansi bisa menjadi tools atau cara dirinya mengelola keuangan secara benar.
6 Kesalahan Keuangan / Kerugian Bisnis Jika Tidak Pebisnis Tidak Ada Pembukuan Akuntansi
Dari sekian banyak kesalahan keuangan hingga kerugian keuangan yang sering terjadi ketika pelaku bisnis tidak memiliki pembukuan akuntansi yang baik dan benar adalah :
- Pelaku bisnis tidak bisa mengetahui asset dan kewajiban dari usahanya
- Pelaku bisnis tidak bisa tahu berapa besar kontribusi biaya yang di keluarkan.
- Pelaku bisnis tidak akan pernah tahu ketika terjadi kebocoran di pembukuan akuntansi
- Pelaku bisnis tidak akan bisa menentukan atau memprediksi kedepan bisnisnya
- Pelaku bisnis tidak akan mudah mendapatkan suntikan dana dari perbankan
- Pelaku bisnis tidak akan bisa mendapatkan “sebutan professional bisnis “
Jika kondisi seperti itu terjadi pada bisnis yang saat ini sedang anda jalankan. Maka bukan saja kepahitan yang harus anda telan karena bisa jadi staff anda kurang jujur atau yang lebih parah lagi bisnis yang anda jalankan selama ini bangkrut tanpa tahu kenapa bisa bangkrut. Artinya anda sebagai pemilik bisnis justru membiarkan resiko bisnis terjadi sepanjang masa tanpa berusaha untuk mencegahnya. Namun semua itu bisa di antisipasi atau di minimalkan resiko bisnis atau kesalahan keuangan jika kalian mencoba mencari tahu apa sebenarnya manfaat penting dari adanya pembukuan akuntansi atau laporan keuangan yang berbasis akuntansi.
Karena yang namanya akuntansi memang berasal dari kata pembukuan. Sehingga ketika memang kalian sebagai pelaku bisnis perlu mengontrol laporan pembukuan secara periode mingguan atau bulanan. Maka resiko bisnis yang mungkin saja terjadi bisa di cegah. Itulah yang menjadi perhatian kita semua terutama pemilik bisnis bahwa laporan keuangan itu salah satu komponen bisnis yang penting di dalam satu perusahaan.
5 Hal Penting Kenapa Akuntansi Jadi Salah Satu Unsur Penting Pelaku Bisnis
Mengingat bisnis adalah terkait erat dengan namanya laporan keuangan, dan pembukuan adalah komponen yang ada dalam sebuah laporan keuangan perusahaan. Maka penting bagi pelaku bisnis untuk tahu kenapa dan apa esensi utama dari sebuah proses akuntansi dan akuntansi itu sendiri dalam sebuah proses bisnis yang benar.
Ada banyak penjelasan yang bisa mempertegas kepada kita semua bahwa laporan keuangan itu memang hal terpenting bagi bisnis. Dan akuntansi adalah salah satu tools bagi pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis secara benar.
- Akuntansi bisa di jadikan satu alat ukur untuk menilai performance kondisi keuangan dari sebuah perusahaan. Ini adalah hal simple yang bisa di lakukan pemilik bisnis agar usahanya bisa di jalankan secara benar.
- Akuntansi bisa di jadikan satu cara terbaik dalam pengambilan satu keputusan bisnis. Dimana keputusan itu menjadi satu hal yang penting dalam menjalankan bisnis sehingga bisnis bisa berjalan dengan baik.
- Akuntansi bisa di jadikan salah satu komponen penting yang berfungsi untuk mempercepat urusan atau masalah yang berhubungan dengan perpajakan atau laporan perpajakan.
- Akuntansi bisa di jadikan salah satu cara untuk mencegah terjadinya kebocoran keuangan perusahaan. Hal ini penting untuk menjalankan bisnis secara benar sehingga bisnis bisa berkembang sesuai kondisi yang ada.
- Akuntansi bisa dijadikan salah satu cara dalam merencanakan strategi bisnis kedepan. Karena sebuah bisnis memang harus di rencanakan untuk bisa berjalan secara kontinyu, dan salah satu cara menjalankan bisnis secara kontinyu adalah ketika laporan keuangan yang ada di dalam perusahaan bisa di buat secara professional.
Mungkin bagi pelaku bisnis yang masih belum tahu seperti apa resiko bisnis yang bisa timbul dari tidak adanya laporan keuangan bisa menyimak beberapa resiko berikut. Tetapi seharusnya memang, ketika anda sudah menjadi pelaku atau pemilik bisnis beberapa jenis resiko berikut sudah harus tahu.
4 Jenis Resiko Bisnis Ketika Perusahaan Tidak Memiliki Laporan Keuangan
Dengan tanpa membandingkan atau melihat besar kecilnya perusahaan atau bisnis, yang namanya resiko bisnis yang disebabkan karena tidak adanya laporan keuangan sudah pasti beberapa resiko berikut akan mudah terjadi :
- Resiko bisnis pertama adalah perusahaan atau pelaku bisnis tidak akan tahu performance bisnisnya untung atau rugi. Karena untung rugi bisnis hanya tahu ketika perusahaan membuat laporan akuntansi secara benar.
- Resiko bisnis kedua adalah perusahaan atau pelaku bisnis tidak bisa membedakan apakah itu kebocoran keuangan atau salah strategi keuangan. Karena bahan untuk melakukan Analisa tersebut tidak ada.
- Resiko bisnis ketiga adalah perusahaan atau pelaku bisnis akan menghadapi kondisi manajemen kas atau pengelolaan uang kas yang buruk. Baik kas kecil ataupun kas besar perusahaan.
- Resiko bisnis keempat adalah perusahaan atau pelaku bisnis melakukan pengambilan keputusan yang salah. Kenapa, karena dasar untuk pengambilan keputusan itu sendiri tanpa didasari satu Analisa bisnis yang tepat.
Bukan hanya itu sebenarnya resiko yang akan di hadapi pelaku bisnis ketika perusahaan tidak memiliki laporan akuntansi yang benar. Minimal ada lagi dua kerugian yang akan di rasakan oleh pelaku atau pemilik bisnis yaitu : resiko yang terkait dengan image perusahaan/ kredibilitas perusahaan dan resiko hukum yang mungkin terjadi akibat ketidak mampuan perusahaan dalam melaporkan urusan perpajakan.
Resiko kredibilitas atau image perusahaan jelas sangat berdampak pada beberapa hal yang terkait dengan pengembangan bisnis saat ini dan kedepan. Seperti misalnya kesulitas perusahaan mencari sumber modal, hingga hilangnya kepercayaan mitra bisnis. Sementara untuk resiko yang berhubungan dengan hukum bisa terjadi hal hal seperti perusahaan terkena tuntutan hukum karena lalai membayar kewajiban pajak hingga masalah perdana seperti misalnya penggelapan uang perusahaan dan lainnya.