Bisnis dan Keuangan, Dua Hal Yang Selalu Jadi Acuan dalam Perusahaan Bisnis
Yang membedakan perusahaan yang berorientasi bisnis dan non bisnis adalah terkait posisi konsep bisnis dan keuangan. Jika perusahaan non bisnis, maka keuangan bisa jadi hanya sebagai pelengkap. Tetapi untuk perusahaan bisnis, maka bisnis dan keuangan harus berjalan beriringan.
Maksudnya adalah, bahwa dalam perusahaan bisnis kita akan bisa melihat konsep bisnis yang di kembangkan oleh perusahaan harus berjalan beriringan dengan laporan keuangan yang ada dalam sebuah perusahaan. Sehingga tidak akan pernah ada konsep bisnis yang di jalankan tanpa memperhatikan laporan keuangan yang ada.
Itulah yang seharusnya jadi perhatian para pengelola bisnis baik yang tarafnya masih UKM atau sudah corporate. Sebuah integrasi antara bisnis dan laporan keuangan harus menjadi salah satu acuan dalam pengembangan dan mengoperasikan bisnis yang ada. Karena jika keduanya tidak sejalan maka yang terjadi adalah bisnis tersebut sudah pasti akan rugi.
9 Kunci Dalam Pengelolaan Keuangan Perusahaan Yang Berorientasi Bisnis
Banyak cara di lakukan untuk bisa membuat konsep bisnis sejalan dengan laporan keuangan perusahaan. Tetapi untuk kalian yang mungkin masih baru dalam menjalankan bisnis, tidak ada salahnya jika kalian pahami 9 kunci dalam mengelola laporan keuangan untuk perusahaan yang orientasinya bisnis.
- Kunci pertama adalah menentukan program kerja berdasarkan jangka waktu
- Kunci kedua adalah membuat perencanaan penghasilan bisnis
- Kunci ketiga mencoba untuk memisahkan uang pribadi dan perusahaan
- Kunci keempat adalah membuat standar evaluasi tahunan
- Kunci kelima mencoba membuat pengelolaan kas secara efektif
- Kunci keenam adalah mencoba menghitung jumlah asset dan cara kontrolnya
- Kunci ketujuh adalah berusaha mengutamakan kebutuhan bisnis
- Kunci kedelapan mencoba menyisihkan keuntungan untuk pengembangan bisnis
- Kunci kesembilan mencoba untuk menyiapkan dana cadangan atau darurat
Ke-9 kunci ini memang bukan artinya harus dijalankan secara berurutan, tetapi konsepnya adalah menyesuaikan dengan kondisi yang ada di dalam masing – masing perusahaan. Karena pada dasarnya yang namanya perusahaan pasti memiliki cara tersendiri dalam mengelola bisnisnya. Begitupula pada saat pengelolaan keuangannya, kesemua itu pasti ada acuan yang akan dijadikan standar dalam pengelolaan.
Memang untuk di awal perusahaan agak sulit untuk bisa menjalankan ke-9 kunci tersebut. Tetapi seiring berjalannya waktu, maka pelaku bisnis akan terbiasa untuk menggunakan ke-9 kunci tersebut agar bisnis yang di jalankan bisa berkembang sesuai dengan target yang telah di harapkan diawal pembuatannya.
Tidak ada bisnis yang langsung maju, semua harus menggunakan proses, sehingga atas kondisi itulah maka antara konsep bisnis dan pengelolaan keuangan harus bisa berjalan beriringan agar apa yang menjadi program kerja dari sebuah bisnis bisa berjalan dengan lancar. Ada satu kondisi yang memang membuat agar semua program bisnis harus berjalan dengan baik, salah satunya adalah tentunya support yang baik dari sistem keuangan dan pendanaan yang ada di dalam sebuah perusahaan.
7 Cara Pengelolaan Keuangan Bagi Perusahaan Bisnis
Melihat kondisi yang ada saat ini, ada baiknya memang sebuah bisnis di jalankan dengan menggunakan standar pengelolaan keuangan yang benar. Artinya adalah pengelolaan keuangan itu harus di dasarkan pada satu sistem yang mesti di jalankan dengan sungguh-sungguh. Seperti misalnya dari beberapa contoh berikut, kita bisa melihat bahwa untuk mengelola keuangan perusahaan bisnis bisa di lakukan dengan menggunakan beberapa cara :
- Cara pertama adalah dengan merencanakan apa yang menjadi anggaran perusahaan
- Cara kedua dengan mencoba memisahkan apa yang menjadi asset pribadi dan perusahaan
- Cara ketiga tentunya dengan melakukan pencatatan arus kas yang ada di dalam sebuah perusahaan bisnis
- Cara keempat mencoba untuk melunasi atau melakukan pencatatan secara rinci kewajiban yang harus di lunasi oleh perusahaan
- Cara kelima adalah mencoba mengoptimalkan apa yang bisa menjadi sumber penghasilan bagi perusahaan
- Cara keenam dengan membuat sebuah laporan dan evaluasi yang bersumber dari laporan keuangan yang ada
- Cara ketujuh adalah mempersiapkan sumber pendanaan lain yang akan bisa di jadikan dana cadangan atau dana darurat ketika suatu kondisi terjadi dalam perusahaan
Kesemua hal yang telah dijelaskan di atas itu adalah salah satu strategi untuk bisa melakukan pengelolaan keuangan perusahaan secara benar. Karena yang namanya bisnis jika masalah keuangan tidak di kelola dengan baik yang ada malah bisnis tidak bisa berjalan lancar karena terjadi banyak kebocoran anggaran.
Untungnya saat ini dalam melakukan pengelolaan keuangan sebuah perusahaan tidak harus dilakukan sendiri ketika memang SDM yang ada dalam perusahaan kurang mumpuni dalam pengelolaanya. Banyak cara bisa di lakukan untuk melakukan pengelolaan keuangan perusahaan secara benar. Ada minimal 3 cara yang bisa di lakukan oleh perusahaan bisnis dalam melakukan pengelolaan keuangan perusahaan secara professional. Maksudnya adalah pengelolaan yang di dasarkan pada satu kondisi yang benar :
- Pengelolaan yang di lakukan dengan menggunakan sistem dan teknologi yang saat ini sudah banyak di buat oleh para ahli. Dengan cara ini maka perusahaan tidak harus repot repot melakukan control secara ketat karena semua laporan bisa di laporkan sesuai dengan keinginan pemilik perusahaan.
- Pengelolaan yang di lakukan dengan menggunakan tenaga ahli atau pihak ketiga, dengan cara ini perusahaan akan menyesuaikan kondisinya dengan kemampuan perusahaan dalam membayar professional.
- Pengelolaan yang terakhir adalah dengan mendelegasikan SDM yang ada di dalam perusahaan sebagai PIC tetapi tetap di berikan kewenangan untuk bisa berdiskusi dengan pihak luar agar laporannya bisa sempurna.
Semua hal bisa di lakukan selama tujuannya jelas, dan yang pasti perusahaan harus tahu bahwa yang namanya konsep bisnis itu harus sejalan dengan kondisi keuangan yang di miliki perusahaan yang memang orientasinya bisnis.