Kesuksesan Dalam Bisnis Ketika Manajemen Tahu Programnya di Dukung SDM
SDM memang dalam satu perusahaan menjadi salah satu dasar bagi perusahaan untuk mencapai target. Di mana target yang dicanangkan oleh perusahaan tidak akan berhasil jika kondisinya perusahaan tidak di dukung SDM.
Mengelola SDM memang gampang-gampang susah, karena setiap SDM itu memiliki karakter yang berbeda. Itulah sebabnya, yang mesti harus menjadi perhatian perusahaan adalah membentuk dan memaksimalkan divisi HRD untuk mengelola SDM yang ada dalam sebuah perusahaan. Karena yang namanya HRD itu memang tugasnya membantu Manajemen Perusahaan dalam mengelola dan mengawasi pekerjaan yang di lakukan oleh HRD. Sehingga sukses tidaknya SDM bekerja sesuai dengan target yang di harapkan perusahaan tidak akan sukses tanpa dukungan dan optimalisasi yang di lakukan oleh HRD dan teamnya.
Karena selama ini mungkin ada yang kurang pas dengan apa yang dilakukan oleh para HRD dalam satu perusahaan. Kadang fokus mereka hanya lebih mempersiapkan SDM terkait kebutuhan SDM tetapi setelah SDM masuk bagian HRD kurang memperhatikan perkembangan dan pengembangan skill dari SDM yang bersangkutan. Padahal jika kondisi itu di jalankan maka SDM yang ada dalam perusahaan akan bisa mendukung semua program yang akan di laksanakan oleh Perusahaan.
6 Peran SDM dalam Perspektif Bisnis Perusahaan / Bisnis
Mungkin banyak peran yang bisa di lakukan oleh SDM, tetapi setidaknya dari 6 peran berikut ini perusahaan atau pelaku bisnis bisa melihat bahwa yang namanya SDM perlu di perhatikan dan di koordinir dengan baik agar hasilnya bisa maksimal.
- Peran SDM sebagai Tenaga Kerja ( bagian dari Perusahaan)
SDM sebagai tenaga kerja memiliki fungsi jelas, bahwa keberadaannya mampu menjadi supporting perusahaan dalam mendukung program yang di jalankan oleh perusahaan.
- Peran SDM sebagai Tenaga Ahli ( bagian dari konsultan Perusahaan )
SDM sebagai tenaga ahli, adalah ketika dirinya bisa memberikan saran dan masukan yang baik bagi perkembangan bisnis perusahaan. Sehingga bisa di katakan bahwa SDM yang bersangkutan dengan kompetensinya mampu memberikan value lebih bagi perusahaan,
- Peran SDM sebagai Pengusaha ( bagian dari perusahaan dalam posisi pemilik)
SDM berfungsi sebagai pengusaha, ini sudah jelas bahwa pengusaha atau pemilik bisnis pun bisa di katakan sebagai SDM. Karena dia sudah pasti memiliki banyak ide atau gagasan yang akan dikembangkan untuk mendukung kesuksesan bisnis pengusaha yang bersangkutan.
- Peran SDM sebagai Pemimpin / Jajaran Manajemen
SDM berfungsi sebagai pemimpin adalah perlu dalam sebuah perusahaan atau bisnis, karena seorang pemimpin di butuhkan dalam sebuah bisnis atau perusahaan untuk menggerakan bisnisnya.
- Peran SDM sebagai Produsen ( bagian dari perusahaan yang memproduksi barang)
SDM berfungsi sebagai produsen maksudnya adalah SDM tersebut harus bisa menghasilkan suatu produk yang akan bisa di pasarkan oleh perusahaan yang bersangkutan.
- Peran SDM sebagai Konsumen ( bisa bagian dari perusahaan dan konsumen produk)
Peran SDM ini yang kadang jarang di lakukan oleh perusahaan, memanfaatkan SDM sebagai konsumen. Padahal ini yang seharusnya di lakukan sebelum produk di lempar kepasaran lempar dulu ke SDM sehingga tahu responnya. Setelah produk OK versi SDM baru di lempar ke luar/ pasaran umum.
Konsep- konsep inilah yang harus di pahami secara jelas oleh divisi HRD, jangan sampai HRD hanya berfikiran bahwa tugasnya hanya mencari SDM, mengarahkan dan menempatkan SDM sesuai permintaan divisi lain. Tetapi lebih dari itu, seharusnya peran yang di lakukan oleh HRD juga bisa mensuppor bisnis yang sedang dijalankan oleh perusahaan di luar tugas utama seorang atau divisi HRD.
3 Cara Terbaik Divisi HRD dalam Memaksimalkan Potensi SDM di Perusahaan
Dengan memperhatikan apa yang sudah dijelaskan di atas, pada akhirnya kita bisa mengatakan bahwa HRD memiliki peran penting dalam memaksimalkan potensi SDM yang ada dalam sebuah perusahaan. Ada beberapa hal yang bisa di lakukan oleh HRD untuk tujuan tersebut seperti misalnya:
- HRD dalam Memberikan Pelatihan dan Pengembangan Skill bagi SDM
- HRD perlu melakukan pendekatan secara personal kepada SDM
- HRD harus bisa melakukan perekrutan SDM dengan cara yang benar
Sedangkan setelah SDM ada dalam satu perusahaan, tugas atau peran HRD juga belum selesai. Karena HRD harus bisa melakukan beberapa hal seperti : (a) Pengembangan budaya perusahaan agar bisa dijalankan oleh SDM yang ada di dalam perusahaan (b) Perusahaan harus bisa membuat satu program yang akan bisa semakin meningkatkan potensi dan skill dari SDM yang bersangkutan (c) Divisi HRD harus bisa merencanakan program yang tujuan akhirnya adalah mampu meningkatkan kinerja perusahaan berdasarkan kontribusi dari SDM (d) Kebijakan yang membuat SDM merasa nyaman dalam bekerja. Yaitu perusahaan membuat satu kebijakan yang berguna untuk meningkatkan performance SDM yang ada dalam perusahaan
Penjelasannya adalah untuk point : (A) Bahwa ketika manajemen menginginkan SDM yang ada bisa meningkatkan pendapatan atau imej positif dalam perusahaan, maka tugas HRD adalah memaksimalkan dan memastikan SDM siapa yang memiliki kompetensi di bidang tersebut (B) Bahwa perusahaan harus bisa membuat satu kondisi baik pelatihan training atau workshop yang bertujuan untuk meningkatkan skill dari SDM yang bersangkutan (c) Bahwa HRD harus mampu membuat satu kebijakan atau ketentuan yang akan bisa membuat SDM merasa di berikan rasa keadilan yang pantas untuk dirinya dengan menjadi bagian dari perusahaan yang bersangkutan.
Konsep inilah yang seharusnya di pahami secara benar oleh HRD agar semua hal yang terkait dengan SDM bisa berjalan dengan lancar. Karena maju mundurnya sebuah perusahaan akan sangat berdampak pada kinerja SDM yang ada. Ketika SDM bisa bekerja dengan optimal dan maksimal maka perusahaan harus bisa memberikan apresiasi yang pas bagi SDM yang bersangkutan. Konsep symbiosis mutualisme itulah yang seharusnya di tanamkan dalam diri perusahaan dan divisi HRD agar SDM bisa bekerja dengan baik dan hasilnya bisa optimal.
Satu hal yang penting dalam pengelolaan SDM dalam perusahaan adalah bagaimana konsep bisnis yang akan di jalankan oleh perusahaan sebaiknya memang di share atau di sosialisasikan kepada SDM. Tujuannya adalah bahwa dengan di sosialisasikan kepada SDM semua menjadi tahu dan paham bahwa program yang ingin di jalankan oleh perusahaan harus di dukung secara penuh oleh SDM dan di koordinir oleh HRD.