Pelaku Bisnis UKM Lebih Siap Dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi

Pelaku Bisnis UKM Lebih Siap Dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi

  • Ida
  • 12 Jun 2025

Istilah UKM ( Usaha Kecil Menengah) memang selalu identic dengan yang namanya usaha kecil. Sekalipun memang ketika bicara soal usaha kecil itu kondisinya relative, ada kecil yang relative kecil atau kecil yang sebenarnya besar. Itulah yang menjadi dasar kenapa pada akhirnya ketika kita bicara soal UKM yang ada dalam perspektif diri kita adalah usaha yang sifatnya kecil.

Bicara soal UKM saat ini, bukan lagi kita bicara soal usaha yang masih tergantung oleh supporting pemerintah. Tetapi UKM saat ini adalah usaha yang omzetnya masih terbatas tetapi punya keunggulan lain di banding perusahaan salah satunya adalah daya tahan bisnisnya yang cukup baik. Artinya pelaku bisnis UKM tidak rentan terhadap bisnis yang bangkrut dan tutup, tetapi bisnis UKM saat ini adalah bisnis yang di dukung oleh  orang orang  yang tahu bagaimana cara menjalankan satu bisnis, 

5 Tantangan Pengembangan Bisnis UKM  di Indonesia  

Memang ketika bicara soal tantangan dalam pengembangan bisnis UKM, dasarnya lebih banyak di sebabkan dari  hal yang sifatnya umum seperti misalnya tidak adanya dukungan dari pemerintah. Walau dukungan yang di maksud tidak slalu berhubungan dengan masalah uang tetapi bisa jadi masalah kebijakan dan ketegasan pemerintah misalnya. 

Itulah yang menjadi dasar, kenapa pada akhirnya ketika kita bicara soal tantangan pengembangan UKM di Indonesia ada minimal 5 hal yang menjadi tantangan.  Di mana ke-5 hal yang menjadi tantangan tersebut bersifat universal seperti : 

  1. Tantangan dalam pengembangan UKM di Indonesia adalah menyangkut masalah birokrasi yang kadang tidak transparan dan cenderung kompleks. 

Dengan kondisi seperti ini maka sulit bagi UKM  untuk bisa berkembang, karena di awal saja mereka sudah di “persulit “ dalam pengurusan beberapa hal yang berkaitan dengan ketentuan atau dokumen legalitas bisnisnya. 

  1. Tantangan dalam pengembangan UKM di Indonesia adalah ketidakmerataan pembangunan teknologi yang ada di daerah daerah. 

Kondisi ini jelas menjadi salah satu dasar kenapa pengembangan UKM lebih banyak berkembang di Jawa di bandingkan luar Jawa. Karena infrastruktur  yang ada di Jawa lebih memadai dan mendukung di bandingkan yang ada di luar pulau Jawa. Sehingga jelas perkembangannya menjadi tidak merata. 

  1. Tantangan dalam  pengembangan UKM di Indonesia masih kurang meratanya  penyebaran SDM yang ada di Indonesia. 

Apa dampaknya bagi bisnis UKM, dengan kurangnya pemerataan SDM yang berkompeten pada akhirnya lahirnya inovasi dan kreatifitas lebih banyak ada di wilayah Jawa. Karena di Jawa bisa di katakan ketersediaan SDM cukup melimpah di bandingkan dengan lokasi  yang ada di luar Jawa. 

  1. Tantangan dalam pengembangan UKM di Indonesia termasuk dalam lingkungan yang mendukung persaingan global dan internasional.

Artinya pelaku UKM di Jawa lebih mudah akses untuk bisa mendapatkan informasi  yang berhubungan dengan akses pasar global sedangkan di luar Jawa kurang, Sehingga segala hal yang berhubungan dengan masalah kesempatan untuk bisa mengembangkan bisnis dalam skala global di luar jawa masih  terkendala. 

  1. Tantangan dalam pengembangan UKM di Indonesia lebih kepada masalah resistensi dalam menjalankan bisnisnya. Sehingga mereka masih asik dengan cara cara tradisional disbanding cara modern. 

Padahal jika semua hal yang telah di jelaskan di atas tadi benar-benar bisa disamaratakan kondisinya maka yang terjadi adalah bisnis UKM yang ada di daerah bisa lebih berkembang.  Oleh karena itu jika pada akhirnya pemerintah bisa memberikan kontribusi dengan adanya dukungan dari beberapa hal maka keberadaan UKM akan lebih bisa berkembang disbanding apa yang sudah ada pada saat ini. 

5 Hal Yang Perlu Adanya Dukungan Dari Pemerintah untuk Pelaku Bisnis UKM

Berdasarkan beberapa hal yang seharusnya bisa di lakukan oleh pemerintah, sebenarnya ada minimal  5 hal yang bisa di lakukan oleh pemerintah untuk membantu para UKM. Di mana ke-5 hal yang perlu menjadi perhatian dari pemerintah itu sendiri adalah : 

  1. Dukungan dari pemerintah untuk para UKM dalam bentuk akses pembiayaan yang lebih mudah dan murah.

Jika kondisi ini bisa di wujudkan maka UKM akan bisa berkembang lebih dari yang ada saat ini dan pastinya pemerintah akan bisa lebih mendapatkan manfaat yang lebih besar dari para UKM. 

  1. Dukungan dalam hal peningkatan kompetensi SDM yang merata di seluruh Indonesia 

Ini akan bisa meningkatkan performance bisnis UKM yang ada di Indonesia, karena SDM yang ada merata di seluruh Indonesia.

  1. Dukungan dalam pemerataan kesetaraan penggunaan teknologi di Indonesia 

Artinya akses teknologi sama rata di seluruh Indonesia sehingga di manapun kiita berbisnis hasilnya akan sama karena di dukung akses teknologi yang sama baiknya.

  1. Dukungan dalam bentuk insentif pajak dan regulasi bisnis lainnya

Dukungan seperti ini akan bisa memberikan keringanan bagi para UKM agar bisnis yang mereka jalankan bisa lebih berkontribusi bagi bangsa dan negara. 

  1. Dukungan dalam mempermudah akses ke pasar global dan internasional 

Ini juga menjadi hal yang berguna bagi UKM karena dengan akses itulah mereka bisa lebih mengembangkan pasar tidak saja di dalam tetapi juga di luar negeri. Hasilnya tentu saja akan bisa di nikmati oleh negara dengan adanya tambahan devisa negara.

Memasuki tahun 2025, ada beberapa hal yang masih menjadi tantangan dan kendala dalam pengembangan UKM di Indonesia. Walaupun kita tahu bahwa UKM adalah salah satu pondasi ekonomi di Indonesia tetapi kendala ini seharusnya memang bisa di carikan solusinya agar perkembangan UKM di Indonesia bisa lebih baik. 

  1. Tantangan dan kendala dalam hal penurunan daya beli masyarakat, itu menjadi salah satu tantangan bagi UKM di tahun 2025. Untuk itu seharusnya pemerintah memiliki satu kebijakan agar hal ini tidak terlalu lama terjadi. 
  2. Tantangan dan kendala lainnya adalah terjadinya penurunan ekspor oleh para UKM. 

Kondisi bisa bisa di carikan solusinya jika integrasi sistem yang di jalankan bisa bersama sama tidak tersentralistik pada masing masing kebijakan atau institusi.

  1. Tantangan dan kendala yang terjadi karena adanya perubahan iklim yang saat ini ada. 

Hal itu jelas berpengaruh pada sektor bisnis UKM yang memang mereka berhubungan langsung dengan kondisi alam.

  1. Tantangan dan kendala yang terjadi akibat seringnya perubahan kebijakan yang ada di Indonesia. Kadang perubahan itu juga mempengaruhi bisnis para UKM. 
  2. Tantangan dan kendala yang berhubungan dengan teknologi dan digital yang pada akhirnya juga berdampak pada kurangnya bisa bersaing para UKM dengan pelaku bisnis lainnya. 

Contact Sales