Kerugian  Dalam Bisnis Bukan Semata Berimbas Negatif, Kadang Bisa Jadi Positif

Kerugian Dalam Bisnis Bukan Semata Berimbas Negatif, Kadang Bisa Jadi Positif

  • Ida
  • 20 Mar 2025

Kerugian dalam bisnis memang bukan semata menyebabkan perusahaan rugi. Mungkin rugi dalam hal financial bisa jadi, tetapi apakah artinya perusahaan rugi selamanya atau bahkan bangkrut, jelas belum tentu. Karena kerugian itu lebih bagaimana kita sebagai pelaku bisnis menyikapinya. 

Dalam bisnis, ada banyak hal yang menjadi dasar kenapa pada akhirnya sebuah perusahaan mengalami kerugian. Tidak saja rugi karena masalah  financial tetapi rugi karena potensi keuntungan yang akan di dapat hilang karena satu dan lain hal. Itulah kenapa, ketika kita bicara masalah bisnis maka yang di sebut rugi atau kerugian itu tidak harus selalu berkonotasi negative. 

Memang ketika seorang pelaku bisnis bicara  soal rugi atau kerugian, yang ada dalam benak kita sudah pasti rugi financial. Tetapi ketika kita mencoba menjelaskan konsep kerugian dalam bisnis baru kita sadar bahwa yang namanya bisnis itu ketika kalian rugi bukan semata soal rugi materi, tetapi banyak esensi yang bisa dijelaskan dari istilah rugi atau kerugian bisnis. 

3 Penyebab Utama Kerugian ( Rugi Usaha ) dalam Bisnis 

Ketika kita bicara soal rugi atau resiko dalam mengelola sebuah bisnis. Maka sejatinya ada 3 komponen atau 3 penyebab yang pada akhirnya menjadi dasar atau penyebab terjadinya kerugian dalam bisnis. Mau apapun bisnisnya dan model bisnisnya, jelas ke-3 hal inilah  yang akan menjadi penyebab terjadinya kerugian bisnis bagi para pelaku bisnis.  Ibarat kata untuk hal yang menjadi penyebab kerugian atau resiko kerugian bisa di dasarkan pada 3 hal berikut : 

  1. Resiko Bisnis yang di sebabkan karena faktor atau dampak ekonomi 
  2. Resiko bisnis  yang di sebabkan karena faktor atau dampak dari alam
  3. Resiko bisnis  yang di dasarkan pada satu kondisi perilaku  manusianya

Ke-3 resiko diatas adalah resiko yang mungkin terjadi dari berbagai macam kondisi yang ada dalam sebuah bisnis. Di mana ketika kita bicara soal macam maca resiko pun kita mengenal beberapa macam resiko yang ada dalam sebuah perusahaan. 

  1. Resiko  yang di akibatkan dari kondisi strategi pemasaran
  2. Resiko  yang di akibatkan dari kondisi strategi operasional 
  3. Resiko yang di akibatkan dari kondisi strategi keuangan
  4. Resiko yang di akibatkan dari kondisi strategi SDM nya 
  5. Resiko  yang di akibatkan dari kondisi strategi pasar / jaringan

Dengan memperhatikan beberapa hal yang telah dijelaskan diatas, kita sebagai pelaku bisnis pada akhirnya harus memiliki strategi antisipasi. Sehingga ketika strategi utamanya gagal total, maka pelaku bisnis harus memikirkan bagaimana caranya agar bisnis  yang di jalankan bisa bekerja dengan baik dan benar. 

Kunci dari semua itu adalah bagaimana pelaku bisnis tahu cara mengoptimalkan kondisi yang ada di dalam perusahaan agar bisa menjadi produk yang potensial untuk di pasarkan. Karena terkadang, ada satu produk secara kualitas baik tetapi tidak laku di pasaran. Atau sebaliknya produknya kurang bagus secara kualitas tetapi bagus di pasaran. 

Mungkin kita semua bertanya, dalam bisnis sebenarnya klasifikasi resiko dalam bisnis itu terdiri dari berapa banyak. Dan jika sudah  tahu strategi apa  yang nantinya bisa di jalankan agar semua proses bisa berjalan lancar. Jika kondisinya bisa berjalan lancar, maka kecil kemungkinan perusahaan mengalami kemunduran sesaai dengan apa yang telah tetapkan oleh manajemen perusahaan. 

3 Klasifikasi Kerugian  Yang Biasanya Terjadi dalam  Satu Bisnis ( Perusahaan ) 

Secara umum kita bisa katakan bahwa yang namanya klasifikasi kerugian yang ada dalam sebuah perusahaan biasanya memang berbeda-beda kondisinya.  Di mana untuk yang berhubungan dengan bisnis maka klasifikasi kerugian akan terbagi menjadi 3  bagian besar seperti : 

  1. Klasifikasi Kerugian  yang berdasarkan Sifatnya 

Penjelasan dari klasifikasi ini akan bisa memberikan satu gambaran bahwa kerugian bisa terjadi karena adanya sifat dari resiko  yang di timbulkan. Sehingga beberapa klasifikasi itu adalah : 

  1. Resiko kerugian yang terjadi akibat murni kerugian itu sendiri seperti misalnya kerugian yang terjadi akibat banjir, gunung Meletus, gemba bumi dll.
  2. Resiko kerugian  yang terjadi karena masalah spekulasi atau salah perhitungan.  Dalam kasus ini maka kerugian yang mungkin terjadi sebenarnya bisa diantisipasi agar kedepan tidak  terjadi. 
  3. Resiko kerugian  yang terjadi karena faktor  fundamental dari bisnis yang di jalankan oleh pelaku bisnis yang bersangkutan.
  4. Resiko kerugian yang bersifat khusus, maksudnya adalah bentuk kerugian yang terjadi karena adanya kondisi misalnya kendaraan pengangkut barang mengalami tabrakan atau barang  yang diangkut kapal terjadi masalah kapalnya tenggelam. 
  5. Resiko kerugian yang mungkin bisa di akibatkan dari kondisi yang terjadi seperti akibat dari masalah perkembangan  teknologi.

 

  1. Klasifikasi Kerugian  yang bisa berasal dari  Perpindahan barang 

Untuk masalah kerugian yang umumnya terjadi karena dampak  yang ditimbulkan dari adanya perpindahan tersebut bisa berasal dari 2 model yaitu : (a) Resiko yang di dasarkan pada kondisi bahwa produk yang bersangkutan tidak bisa di pindahkan resikonya dari perusahaan (b) Resiko yang mungkin bisa dipindahkan resikonya dari perusahaan yang bersangkutan sehingga kondisinya resiko yang di ada bisa di pindahkan ke lain tempat.‘

  1. Klasifikasi Kerugian yang di dasarkan pada satu kondisi yang berasal dari sumber kerugian tersebut. Maka saat ini kita bisa mengenal ada 2 model sumber kerugian  yang sering terjadi dalam perusahaan  : (a) Sumber kerugian yang berasal dari internal perusahaan itu sendiri dan (b) Sumber kerugian  yang berasal dari pihak eksternal perusahaan atau dari luar perusahaan. 

Nah pasti kalian bertanya, bagaimana cara untuk menyikapi kerugian  tersebut dan seperti apa persiapannya agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Dari sini yang bisa kita katakan adalah bahwa terdapat beberapa hal seperti misalnya : (a) Sebaiknya pada saat memulai bisnis ada baiknya kalian persiapan rencana bisnis yang akan di jalankan, sehingga bisnis bisa berjalan sesuai dengan rencana yang telah di susun (b) Sebaiknya memang lakukan atau buat perencanan manajemen resiko yang akan bisa membuat sebuah bisnis berjalan dengan  adanya manajemen resiko yang terarah (c)  sebaiknya memang bisnis di jalankan dengan menggunakan rencana yang sudah dibuat sehingga semua hal bisa terdeteksi dengan baik dan benar  (d) Yang paling penting adalah mencoba untuk meminimalkan resiko dengan menggunakan semua kepatuhan dan legalitas dokumen bisnis yang benar. Ketika semua hal telah di jalankan maka masalah akan bisa di atasi dan kemungkinan terjadinya kerugian bisa di minimalkan. 

Contact Sales