Bisnis & UMKM, 2 Pola Interaksi Penting Dalam Mendapatkan Keuntungan

Bisnis & UMKM, 2 Pola Interaksi Penting Dalam Mendapatkan Keuntungan

Bukan perkara mudah, itu mungkin istilah yang bisa di katakan ketika pelaku UKM ingin melakukan sinergi atau kolaborasi bisnis. Bukan karena mereka takut gagal, tetapi lebih karena mereka tidak tahu atau kurang paham bagaimana konsep sinergi atau kolaborasi yang benar dalam bisnis level UKM.  Sehingga sering kali kondisi itu tidak bisa dilakukan secara benar.

Sebenarnya untuk melakukan kolaborasi Bisnis & Pelaku UKM  itu bisa dijalankan dengan beberapa cara. Dan untuk penjelasan kali ini kita akan mencoba membuatkan satu strategi kolaborasi yang mungkin bisa jadi acuan bagi kalian yang saat ini masih  menjadi pelaku bisnis kelas UKM.

2 Konsep Kolaborasi Bisnis & UKM Dalam Konteks Optimalisasi Keuntungan.

Memperhatikan kondisi yang ada di tiap bisnis UKM, maka sinergi berikut ini bisa menjadi alternative terbaik bagi kalian yang ingin menjalankan bisnis UKM dengan strategi kolaborasi atau sinergi bisnis.

  1. Kolaborasi atau Sinergi yang berorientasi Kepada Kepuasan Pelanggan

Untuk model yang satu ini, maka pelaku UKM bisa melakukan beberapa hal yang pada akhirnya adalah mendapatkan kepuasan dari sisi pelanggan yang menjadi target utama dari sinergi tersebut.

Yang bisa dilakukan ketika kalian menggunakan konsep sinergi dengan orientasi kepuasan consumen adalah dengan melakukan minimal tiga  hal : membangun kepuasan atau loyalitas dari target konsumen yang menjadi tujuan bisnis kalian, membangun layanan yang bersifat paripurna dan pemanfaatan data dan  informasi pelanggan dalam rangka membuat program yang mampu menjalankan sistem interaksi dengan pelanggan dengan baik.

  1. Kolaborasi atau Sinergi yang berorientasi Kepada Pihak Eksternal ( sesama pelaku)

Khusus untuk model sinergi seperti ini, memang di tujukan kepada sesama pelaku bisnis dengan tujuan agar bisa terjadi kolaborasi yang saling menguntungkan dan menguatkan posisi masing masing.

Ada beberapa hal yang bisa di lakukan ketika pilihannya adalah berkolaborasi dengan pelaku UKM yang memiliki level sama. Minimal ada 3 konsep yang bisa dijalankan seperti misalnya : bersinergi dengan pelaku yang sama memiliki level pelaku bisnis UKM, kemudian bersinergi dengan pelaku yang masuk dalam katagori bisnis inti dan plasma dan yang terakhir adalah sinergi dengan pelaku yang fokusnya lebih kepada kegiatan pemasaran produk.

Mungkin kalian  bertanya, mungkinkan dengan menggunakan sinergi atau kolaborasi . seperti yang telah dijelaskan  diatas bisa menghasilkan  keuntungan yang maksimal. Hal itu bisa di jawab ketika kalian sebagai pelaku bisnis atau pemilik bisnis menjalankan tiga hal yang akan bisa membuat sinergi atau kolaborasinya bisa berjalan maksimal.

  1. Strategi Pertama yang harus di lakukan adalah Meningkatkan Efisiensi Bisnis
  2. Strategi Kedua  yang harus di lakukan adalah Memperluas jangkauan bisnis
  3. Strategi Ketiga yang harus di lakukan adalah Menciptakan nilai tambah pada produk.

Kita semua tahu bahwa saat ini Indonesia pertumbuhan  ekonominya banyak di topang oleh pelaku bisnis UMKM. Dimana dalam pengembangan bisnisnya, mereka pelaku UMKM sudah pasti memiliki banyak kendala atau masalah  yang harus segera di carikan solusinya,  Nah jika memang kalian ingin menjadikan contoh kasus diatas menjadi salah satu cara untuk bisa bersama sama memajukan bisnis UMKM di Indonesia. Maka tidak ada salahnya jika kalian sebagai pelaku bisnis UMKM tahu beberapa hal  yang termasuk dalam masalah atau kendala pengembangan UMKM .

5 Kendala Yang Menjadi Persoalan Umum  Bagi UMKM di Indonesia.

Jika kita mencoba membagi masalah yang ada di kalangan pelaku bisnis UMKM. Minimal ada5 hal yang seharusnya bisa di kendalikan agar potensi bisnis dari para UMKM benar-benar mampu meningkatkan penghasilan bagi perusahaan.

  1. Permasalahan paling utama bagi pelaku bisnis UMKM adalah Modal

Meskipun modal bukan satu satunya kendala bagi para UMKM, tetapi kekurangan modal pada akhirnya menjadi salah satu kendala, kenapa pelaku bisnis memiliki pola berfikir yang berbeda sekalipun dalam taraf bisnis UKM.

  1. Permasalahan yang kedua paling sering di kalangan  UMKM adalah Perizinan

Kondisi ini jelas akan sangat berbeda ketika kelas bisnis yang kalian  tentukan di awal pendaftaran adalah : UMKM kelas Mikro,  UMKM kelas Kecil dan UMKM kelas Menengah

  1. Permasalahan  yang ketiga biasanya menyangkut masalah Skala Level UMKM

Masalah level kelas UMK yaitu : Mikro, Kecil dan Menengah pun masih tetap menjadi masalah mengingat level kelas ini akan berhubungan dengan sistem dan model jalannya operasional perusahaanya.

  1. Permasalahan yang keempat adalah terkait dengan masalah Inovasi Produk

Masalah inovasi produk bagi pelaku bisnis UMKM memang masih menjadi satu hal yang perlu di tingkatkan. Sehingga orientasi varian produk setidaknya itu harus termotivasi dalam diri pelaku bisnis UMKM. 

  1. Permasalahan yang kelima sudah pasti untuk saat ini dan kedepan Teknologi

Teknologi bisa menguntungkan dan merugikan, seperti juga pada kelas pebisnis UMKM. Jika salah dalam mengartikan implementasi  teknologi, maka mereka bisa beranggapan bahwa teknologi akan merugikan bisnis kelas UMKM.

Kesemua hal tadi dapat di ambil hikmahnya dengan melihat semua dari kaca mata bisnis UMKM yang saat ini sedang berkembang dengan cukup pesat. Dengan memperhatikan bahwa pelaku bisnis UMKM tidak semua mampu bekerja secara optimal dengan SDM yang di milikinya. Maka untuk mewujudkan 7 hal yang membuat pelaku UMKM itu penting bagi negara dan stage holder bisnis UMKM itu sendiri. Maka ada baiknya kalian mencoba melihat seperti apa kondisi SDM yang kalian miliki, sehingga jangan sampai kalian habis waktu hanya untuk mempermasalahan kinerha dari SDM yang ada di perusahaan tidak berproduksi dengan baik.  Maka segera kalian tentukan pilihan dengan mengajak atau bersinergi dengan pihak ketiga seperti konsultan bisnis.

Bukan sekadar konsultan bisnis memang, tetapi mereka yang memang memiliki peran dan concer cukup baik terhadap perkembangan bisnis UMKM di Indonesia seperti yang di jalankan oleh https://frconsultantindonesia.com. Konsultan ini dengan competensi dan kapasitasnya mampu memotivasi pelaku bisnis UMKM agar mereka tahu bahwa keberadaan  UMKM itu akan bisa memberikan 7 kontribusi bagi bangsa dan negara.

FR Consultan dengan spesifikasi yang dimilikinya pada akhirnya bisa menjadi mitra strategis pelaku UMKM untuk bisa mencapai 7 hal positif bagi negara seperti : bahwa pelaku UMKM bisa menjadi motor penggerak utama dari perekonomian Indonesia saat  ini, bahwa pelaku UMKM dapat membantu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di  pusat dan daerah.  Kemudian juga  FR Consultan dapat menjadi motivasi bagi pelaku bisnis agar bisa sama sama meningkatkan devisa bagi negara, juga bisa membantu pemerintah untuk membantu pemerintah pada saat kondisi krisis atau kemunduran ekonomi seperti pada saat Indonesia mengalami covid-19, peran pelaku UMKM cukup berarti bagi negara.  Dan yang paling penting lagi dari keberadaan pelaku UMKM adalah dapat pula membantu pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada di suatu daerah atau negara hingga mampu memberikan kontribusi untuk peningkatan pemerataan ekonomi yang ada di Indonesia.  Hingga pada akhirnya keberadaan pelaku bisnis UKM dapat menjadi support untuk meningkatkan perekonomian di dalam dan luar negeri secara bersamaan.

Contact Sales